Singaraja, Bali (ANTARA) - SCivitas akademika Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Bali, melakukan penanaman pohon di lahan kampus Desa Patas, Kecamatan Gerokgak sebagai wujud gerakan ekoteologi.

"Kegiatan penanaman pohon juga sebagai upaya memperkuat green dharma dan bagian dari rangkaian Dies Natalis I," kata Wakil Rektor III IAHN Mpu Kuturan Singaraja Dr. I Nyoman Miartha Putra di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis.

Dia menjelaskan kegiatan tersebut melibatkan dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus penguatan program Green Campus di lingkungan perguruan tinggi.

Sejumlah bibit pohon ditanam dalam kegiatan itu, antara lain beringin, sawo, manggis, dan enau. Penanaman pohon tersebut diharapkan memberikan manfaat ekologis serta mendukung upaya jangka panjang dalam menciptakan lingkungan kampus yang asri dan berkelanjutan.

Baca juga: Ketika pohon menyelamatkan pulau
Baca juga: PWI Kudus tanam pohon di kawasan Pegunungan Muria

Kegiatan tersebut, kata dia, juga merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan aksi nyata untuk alam dan lingkungan.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga bentuk kontribusi nyata kampus terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan penghijauan tersebut sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan konsep ekoteologi yang menekankan keseimbangan antara manusia dan alam.

Baca juga: Pemkot Singkawang tanam 8.000 pohon secara serentak untuk mitigasi perubahan iklim

Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan perlu ditanamkan secara berkelanjutan, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. “Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, dan kampus memiliki peran penting dalam menanamkan nilai tersebut kepada generasi muda,” kata Miarta.

Miartha juga menilai lahan kampus di Desa Patas memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan hijau yang tidak hanya mendukung aktivitas akademik, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi mahasiswa.

Ke depan, kegiatan penanaman pohon diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan dan menjadi budaya kampus dalam mendukung terwujudnya lingkungan yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.



Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA Purnomo
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026