Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno meminta pemerintah agar mengantisipasi kenaikan harga plastik hingga pupuk akibat krisis energi dari penutupan Selat Hormuz.
Eddy dalam keterangan di Jakarta, Senin menjelaskan berkurangnya pasokan produk migas akibat penutupan Selat Hormuz akan berakibat pada kenaikan produk berbasis hidrokarbon.
“Sejumlah kebutuhan esensial yang bahan bakunya bersumber dari minyak dan gas telah atau akan mengalami kenaikan harga," ujarnya.
Saat ini, lanjut Eddy, selain minyak mentah dan gas, produk jadi dari turunan migas seperti plastik, pupuk, obat-obatan dan pakaian jadi merupakan barang-barang yang biaya produksinya melonjak sehingga otomatis harga jualnya juga akan meningkat.
Ia mengapresiasi pemerintah yang menanggung kenaikan harga BBM agar tidak menggerus daya beli masyarakat. Namun, Eddy meminta pemerintah mengantisipasi gejolak harga yang bergerak naik akibat krisis energi global saat ini.
Pewarta: Walda MarisonEditor : Feru Lantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026