Depok (ANTARA) - Wakil Wali Kota (Wawalkot) Depok Chandra Rahmansyah mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) setempat mampu mencetak sedikitnya 1.000 pengusaha muda baru setiap tahun dengan omzet minimal Rp100 juta per bulan.
“Jika setiap tahun lahir 1.000 pengusaha muda baru, tentu ini akan menjadi kekuatan ekonomi yang luar biasa bagi kota kita,” ujar Chandra di Depok, Selasa.
Chandra mengatakan HIPMI merupakan wadah strategis bagi para pengusaha muda yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Depok saat ini mencapai 84,04 persen dan berada di atas rata-rata nasional," katanya.
Baca juga: Pemkot Depok harap Hipmi berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah
Menurut dia, capaian tersebut harus dioptimalkan menjadi kekuatan ekonomi melalui peningkatan kewirausahaan.
“Karena itu, ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, khususnya HIPMI Kota Depok, untuk memaksimalkan keunggulan IPM yang kita miliki,” katanya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan HIPMI, baik dalam program UMKM naik kelas, akses pembiayaan, maupun ekspansi pasar hingga tingkat nasional dan global, katanya menambahkan.
Baca juga: HIPMI Depok berbagi hiburan dengan anak yatim
Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Chandra juga mengajak seluruh anggota HIPMI menjadikan sebagai ruang dialog yang terbuka dan demokratis, serta menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan persaudaraan.
“Terus kembangkan potensi diri dan jadikan HIPMI sebagai organisasi yang benar-benar berdampak bagi masyarakat dan pertumbuhan Kota Depok,” katanya.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026