Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memproyeksikan Kecamatan Tanah Sareal menjadi etalase kota pada 2027 seiring percepatan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kawasan olahraga yang dibahas dalam Musrenbang tingkat kecamatan.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Bogor, Jumat, mengatakan Tanah Sareal merupakan pusat pertumbuhan Kota Bogor saat ini dan masa mendatang, dengan sejumlah program yang telah lama diinisiasi mulai direalisasikan secara bertahap dalam lima tahun ke depan.

Di bidang infrastruktur, Pemkot Bogor menyiapkan pembangunan stoplet Sukaresmi yang dikombinasikan dengan frontage road tembus dari Jalan Pemuda, Jalan Dadali hingga Sukaresmi yang sejajar jalur kereta api.

Selain itu, perencanaan pembangunan jalan Kebon Pedes, proyek Waste to Energy (WtE) di Kayu Manis, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) skala kota, pembangunan GOR Pajajaran, serta penataan kawasan Taman Heulang juga terus diproses.

“Banyak program kegiatan yang sedang dan telah kami persiapkan. Ini menjadi pemicu semangat masyarakat untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah,” kata Dedie Rachim.

Ia menegaskan seluruh inisiatif tersebut ditempuh melalui tahapan perencanaan dan penganggaran agar dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Pada sektor pendidikan, Dedie menyampaikan rencana pembangunan SMAN 11 yang akan dibarengi dengan penyediaan sarana olahraga, sehingga fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Menurut dia, keberadaan titik-titik sarana olahraga, termasuk GOR Pajajaran yang masih berproses, akan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan dan pengembangan 'sport tourism' di Kota Bogor.

“Proses tahapan ini harus dilalui untuk kebaikan hari ini dan masa depan. Jika tidak disiapkan, maka tidak akan berjalan dan terwujud,” ujar dia.

Sementara itu, Camat Tanah Sareal Rokib Alhudri mengatakan berbagai program sosial seperti pemberdayaan masyarakat, pengentasan tengkes, penurunan angka putus sekolah, dan pengurangan kemiskinan terus ditekan melalui kolaborasi pemerintah dan sektor usaha.

Ia menambahkan, untuk menyukseskan program skala kota, provinsi, dan nasional, pihak wilayah terus melakukan monitoring penataan kawasan dari aspek ketertiban dan kebersihan.

“Ke depan Tanah Sareal berkembang signifikan. Pada 2027, etalase kota akan bergeser ke Tanah Sareal, sehingga banyak program dilaksanakan di wilayah ini,” kata Rokib.

Ia berharap berbagai program tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas lingkungan, kesejahteraan sosial, dan kemajuan ekonomi masyarakat Tanah Sareal.

 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026