Batam (ANTARA) - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebut sudah ada tiga Sekolah Rakyat (SR) yang beroperasi pada wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Kepulauan Riau (Kepri).
“Kepri tahun ini sudah ada tiga (Sekolah Rakyat) yang beroperasi. Untuk lainnya sedang proses, tapi kedepannya akan ada,” kata Mensos Saifullah Yusuf di Batam, Selasa.
Masing-masing Sekolah Rakyat tersebut, lanjut Mensos, berada di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Natuna, dan Kota Tanjungpinang.
Mensos mengatakan Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional yang dijalankan atas arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan target setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat.
Baca juga: Mensos jelaskan peran penting pejabat daerah sukseskan program Sekolah Rakyat
Baca juga: Tahun ajaran baru 2026, Mensos ajak kawal untuk seleksi siswa Sekolah Rakyat
“Untuk daerah 3T buktinya di Anambas ada, di Natuna ada. Daerah lain seperti Maluku dan Sidrap Sulawesi Selatan, Papua juga ada tiga. Jadi dari Sabang sampai Merauke Insya Allah ada,” kata Mensos Saifullah Yusuf.
Menurut Mensos, kapasitas peserta didik di setiap Sekolah Rakyat disesuaikan dengan ketersediaan gedung dan sarana prasarana. Jumlah siswa yang ditampung bervariasi, mulai dari 50 hingga 200 anak per sekolah.
Ia menegaskan Program Sekolah Rakyat ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tenaga pendidik di Sekolah Rakyat, lanjutnya, direkrut melalui proses seleksi yang ketat dan dilakukan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Baca juga: Mensos bertekad naikkan derajat anak dari keluarga miskin melalui pendidikan
“Yang bisa ikut seleksi (guru Sekolah Rakyat) adalah mereka yang telah mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG),” kata Mensos Saifullah Yusuf.
Untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat, lanjut dia, Kementerian Sosial (Kemensos) juga berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan pemerintah daerah.
Mensos Saifullah menyebut pembentukan tim besar lintas sektor menjadi kunci kelancaran program, mulai dari aspek infrastruktur, transportasi, hingga layanan pendukung lainnya.
“Ini bukan hanya kerja Kementerian Sosial. Ada Kementerian Perhubungan, Kementerian PU (Pekerjaan Umum), gubernur, bupati, wali kota, semuanya terlibat dalam satu tim besar,” ujar Mensos Saifullah Yusuf.
Pewarta: Amandine NadjaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026