Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar RI (KBRI) di Rabat, dengan dukungan Bank Indonesia (BI), menghadirkan Paviliun Indonesia di Marrakech International Coffee and Tea Festival di Kota Marrakesh, Maroko, pada 6–8 Desember 2025.
Paviliun itu menampilkan berbagai jenis kopi dari sejumlah daerah di Indonesia, serta produk teh buatan UMKM binaan BI yang telah dikurasi agar memenuhi standar mutu internasional, menurut keterangan pers KBRI Rabat pada Selasa (9/12).
Duta Besar RI untuk Maroko Yuyu Sutisna menegaskan bahwa kopi Indonesia "sudah lama memiliki tempat tersendiri di hati para penikmat kopi di Maroko," sehingga pihaknya terus mendorong kerja sama konkret untuk meningkatkan volume ekspor kopi ke negara Afrika Utara itu.
Baca juga: Menteri LH sebut Pavilion Indonesia jembatan ke pasar karbon berintegritas
Dia juga mengapresiasi kehadiran Menteri Perlengkapan dan Air Maroko Nizar Baraka, yang ikut meresmikan Paviliun Indonesia bersama Direktur Eksekutif BI Anastuty Kusumowardhani, dan menyebutnya sebagai cerminan kerja sama strategis Indonesia–Maroko.
Dubes Yuyu menegaskan komitmen meningkatkan ekspor kopi dan teh Indonesia ke Maroko, yang dinilainya memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang ke Afrika Utara dan Eropa.
