Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut dirinya siap dan tidak mempermasalahkan diperiksa pihak kepolisian terkait dengan pesta rakyat yang berakhir tragis di Alun-alun Garut, Jumat (18/7).
"Enggak ada masalah. Semua orang kedudukannya sama di depan hukum. Mau anak saya, mau diri saya sendiri kan kalau dipanggil harus datang dan memberikan keterangan secara benar. Saya enggak ada masalah," kata Dedi di Gedung DPRD Jabar, di Bandung, Sabtu.
Insiden yang menyebabkan tiga orang tewas dalam acara pesta rakyat itu merupakan rangkaian pesta pernikahan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dengan Maula Akbar, putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ketiga korban meninggal dunia adalah, Dewi Jubaeda (61), anggota Polres Garut Bripka Cecep Saeful Bahri (39), dan bocah usia delapan tahun bernama Vania Aprilia, sedangkan 26 orang korban lain harus dibawa ke rumah sakit.
Baca juga: Wabup Garut dan anak Gubernur Jabar siap diperiksa soal insiden Pesta Rakyat
Baca juga: Korban Pesta Rakyat di Pendopo Garut masih dirawat
Baca juga: Pesta rakyat rangkaian pernikahan anak Dedi Mulyadi berakhir ricuh di Garut
Pewarta: Ricky PrayogaEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.