Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melepas keberangkatan 13 pelajar SMK PK Budi Perkasa Tambun Selatan untuk menjalani program magang kerja di Jepang bertepatan dengan peresmian program Teaching Factory (TEFA) di sekolah itu.
Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan program magang ke luar negeri hasil kerja sama dengan sejumlah perusahaan ini menjadi momentum berharga bagi para pelajar untuk menambah pengalaman sebelum memasuki dunia kerja.
"Saya turut mengapresiasi pencapaian ini. Bisa menjadi contoh bagi adik-adik kelas juga bagi anak-anak Kabupaten Bekasi yang lain," katanya saat pelepasan, Rabu.
Ia menilai keberadaan sekolah vokasi seperti SMK PK Budi Perkasa Tambun Selatan ini dapat terus berkontribusi dalam mencetak tenaga kerja yang siap pakai dan sesuai kebutuhan industri.
"Sekarang ini perusahaan memang sangat membutuhkan tenaga manusia karena ada pekerjaan dengan spesifikasi tertentu yang masih harus ditangani oleh manusia. Maka, siswa harus disiapkan sejak dini," katanya.
Asep turut menekankan penting menjaga sikap positif siswa selain terus meningkatkan keterampilan teknis mengingat faktor tersebut kerap menjadi perhatian khusus perusahaan saat merekrut tenaga kerja lokal.
"Selain punya keterampilan atau skill mumpuni, attitude juga harus dijaga. Karena setiap kita jalan ke perusahaan, itu yang sering dikeluhkan. Kedisiplinan harus terus ditingkatkan," katanya.
Dia pun menilai program TEFA merupakan salah satu langkah tepat untuk menyiapkan lulusan SMK yang siap terjun ke dunia kerja, memiliki jiwa kewirausahaan serta mampu menjawab kebutuhan industri.
"Dengan bekal siswa-siswi yang sudah terlatih, SDM mapan, mental kuat dan attitude yang baik, Insya Allah akan lebih mudah diterima di perusahaan, khususnya di Kabupaten Bekasi," kata dia.
