Zona merah rawan penularan COVID-19 di Kabupaten Bogor Jawa Barat kini merambah ke Kecamatan Jonggol, setelah ada satu warga yang berdomisili di wilayah tersebut dinyatakan positif terinfeksi oleh tim dokter.

"Positif bertambah, laki-laki berusia 40 tahun, domisili di Kecamatan Jonggol," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Sabtu (4/4).

Baca juga: Ade Yasin periksa kendaraan asal Jakarta yang masuk Jalur Puncak
Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Bogor sembuh, meski nyawa ibunya tak tertolong

Dengan demikian, jumlah zona merah COVID-19 di Kabupaten Bogor menjadi tujuh kecamatan, yaitu Bojonggede, Cibinong, Gunung Putri, Parung Panjang, Cileungsi, Ciomas, dan Jonggol.

Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, dari tujuh kecamatan zona merah, Gunung Putri dengan jumlah pasien positif COVID-19 terbanyak, yakni tujuh orang, kemudian Bojonggede empat orang, Cibinong dan Cileungsi masing-masing tiga orang, serta Parung Panjang, Ciomas, dan Jonggol masing-masing satu orang.

Hingga Sabtu (4/4) malam, Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat jumlah pasien positif terinfeksi COVID-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 20 orang.

Baca juga: Penyebar pesan hoaks catut nama "Istana Presiden" diringkus polisi
Baca juga: Penyebar hoaks soal COVID-19 di medsos ditangkap polisi

"Total ada 20 kasus positif COVID-19, tiga di antaranya sudah sembuh, dan tiga meninggal dunia," kata Ade Yasin.

Di samping itu Pemkab Bogor juga mencatat ada sebanyak 711 orang dalam pemantauan (ODP), 460 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 348 pasien dalam pengawasan (PDP), 90 di antaranya sudah selesai diawasi, dan dua pasien meninggal dunia.

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2020