Sukabumi (Antaranews Bogor) - Hasil hitung nyata (real count) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi, masih menepatkan Partai Golkar sebagai partai yang paling banyak memperoleh suara pada pemilihan legislatif 2014.

"Dari perhitunya secara nyata atau real count yang masuk dari setiap kecamatan Partai Golkar untuk sementara ini masih unggul dengan mendapatkan 16 persen suara atau sekitar 158 ribu suara, namun data ini masih bisa berubah karena masih ada empat kecamatan yang belum melaporkan hasil rekapitulasi perhitungan suaranya kepada kami," kata Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Dede Haryadi di Sukabumi, Jumat.

Menurut Dede, sampai saat ini suara yang sudah masuk mencapai 98 persen dari 44 kecamatan dan sisanya tiga kecamatan yakni Kecamatan Sukaraja, Cireunghas dan Kebonpedes belum melaporkan hasil rekapitulasi perhitungan suaranya di tingkat kecamatan dan hari ini ditargetkan suara yang belum masuk tersebut bisa selesai dilaporkan.

Lebih lanjut, untuk hasil real count ini hanya sebagai acuan saja, tetapi tidak bisa menjadi ketetapan karena akan dilakukan dahulu rapat pleno penetapan hasil perhitungan suara tingkat KPU yang akan dilaksanakan selama dua hari dari 19-20 April di Palabuhanratu.

Selain itu, data real count tersebut masih saja bisa berubah karena pihaknya sampai saat ini masih menunggu laporan dari tiga kecamatan.

"Penetapan siapa pemenang pileg dan calon legistif terpilih akan ditentukan melalui rapat pleno yang akan mulai dilaksanakan besok, para rapat tersebut nantinya akan dihadiri oleh partai politik, muspida setempat, Panwaslu, panitia pemungutan kecamatan, panitia pemungutan suara tingkat kelurahan, saksi parpol dan lain-lain," tambahnya.

Dari hasil real count tersebut, posisi saat ini ditempati oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP dengan memperoleh suara sebanyak 130 ribu atau 15 persen di urutan ketiga ada Partai Amanat Nasional dan posisi keempat adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sementara untuk juru kunci atau partai yang memperoleh suara sementara paling sedikit adalah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Pewarta: Aditya A Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2014