Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan sebagian wilayah Bogor Jawa Barat sudah memasuki musim hujan yang puncaknya diprediksi akan terjadi pada bulan Februari 2020.

"Kota Bogor dan Bogor Barat sudah masuk musim hujan di awal November ini. Namun untuk Bogor Selatan (Megamendung sampai Puncak Cisarua) hingga Dasarian I bulan November ini belum menunjukkan awal musim hujan sesuai kriteria BMKG," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Citeko, Bogor, Asep Firman Ilahi di Bogor, Jumat.

Menurut dia, kriteria sebuah wilayah memasuki musim hujan, yaitu dengan curah hujan di atas 50 milimeter per dasarian, dan diikuti oleh tiga dasarian berikutnya secara berturut-turut.

Baca juga: Prakirakan cuaca hari ini di Bogor, Gadog dan Cisarua hujan
Baca juga: Meski sudah ada hujan, Bogor belum masuki musim hujan

"Untuk pantauan dasarian II bulan November (11-20 November), curah hujan di Puncak sudah 51,2 milimeter per dasarian, mudah2an ini diikuti oleh tiga dasarian berikutnya," ujarnya.

Meski begitu, Asep mengatakan bahwa pada dua hari terakhir ini di wilayah Bogor Selatan sudah menunjukkan tren peningkatan. Ia memperkirakan bahwa pada dasarian II di bulan Desember pada wilayah Bogor Selatan sudah memasuki musim hujan.

Baca juga: Ini penjelasan BMKG soal fenomena hujan di Bogor saat musim kemarau

Ia menyebutkan, jika dilihat berdasarkan Indeks Osilasi Selatan (SOI) atau anomali perbedaan tekanan udara permukaan pada kondisi normal, musim hujan di wilayah Bogor akan berakhir pada bulan Mei 2020.

"Kalau melihat dinamika atmosfer global, dengan kondisi indeks osilasi selatan pada keadaan normal, diperkirakan akhir musim hujan pada bulan Mei 2020," kata Asep.
 

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2019