Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Jawa Barat memasok dua truk air bersih untuk keperluan wudhu di lokasi Rapat Koordinasi (Rakornas) antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor Jawa Barat, Rabu.

"Kita bantu-bantu, bantu pengamanan, bantu air juga untuk wudhu. Maghrib kan waktunya sangat singkat, kita bantu dengan dua truk air untuk wudhu," ujar Bupati Bogor, Ade Yasin kepada Antara di lokasi Rakornas Forkopimda.

Baca juga: Rakornas Forkopimda, Bogor minta perhatian khusus karena jadi tuan rumah

Pasalnya, Rakor yang dibagi menjadi delapan panel itu dilakukan sejak pagi hingga malam hari. Maka, pihaknya juga tak lupa menyiagakan tenaga kesehatan untuk siaga di lokasi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebutkan bahwa Rakornas antara Forkopimda se-Indonesia di SICC itu dihadiri sekitar 3.000an pejabat.

"Yang hadir kurang lebih 3.000 mulai dari pemerintah daerah tingkat satu, tingkat dua Bupati Wali Kota, kemudian ada Ketua DPRD tingkat kabupaten dan kota," ujar Tito Karnavian usai rapat persiapan di Hotel Harris yang lokasinya bersebrangan dengan SICC, Selasa malam.

Baca juga: Mendagri: Rakornas Forkopimda di Bogor akan dihadiri 3.000-an pejabat

Menurutnya, unsur Forkominda dari penegak hukum yang juga hadir antara lain dari TNI, Polri dan Kejaksaan. Kemudian akan hadir pula pejabat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Periksa Keuangan (BPK).

Tito mengatakan, Rakornas Forkopimda yang digelar perdana ini memiliki tema 'Sinergi untuk Indonesia maju'. Tujuannya yaitu menyinergikan dan menyelaraskan visi misi dan rencana pembangunan lima tahun ke depan Presiden dengan Pemerintah Daerah se-Indonesia. Sehingga, ada kesesuaian program sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ketuk palu.

Baca juga: Mendagri cek lokasi Rakornas Forkopimda se-Indonesia di SICC Bogor

Pasalnya, ada lima program prioritas yang digaungkan oleh Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo - Ma'ruf Amin, yaitu pertama mengenai pembangunan sumber daya manusia (SDM), kesehatan dan pendidikan, kedua mengenai pembangunan infrastruktur, ketiga penyegaran regulasi, keempat reformasi birokrasi, kelima yaitu transformasi ekonomi.

"Nanti penjabaran banyak sekali oleh Menteri, Menko, itu nanti diharapkan bisa dimasukkan dalam program daerah membangun membuat dasar kebutuhan khas masing-masing," tuturnya.
 

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2019