Penilaian kemampuan kelompok tani merupakan salah satu bentuk nyata dalam upaya memberdayakan kelompok tani agar tumbuh kembang menjadi kelembagaan petani yang kuat dan mandiri.

Hal inilah yang melatarbelakangi 60 orang mahasiswa tingkat I Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) melaksanakan praktikum mata kuliah kelembagaan Petani di Desa Lemah Duhur Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor Selasa (11/05).

Koordinator pengampu Mata kuliah Kelembagaan Petani, Dedy Kusnadi, SP., M.Si  menuturkan bahwa tujuan praktikum ini untuk enganalisis kemampuan kelompok , kedinamisan kelompok dan tingkat pendapatan anggota kelompok.

"Output dari penilaian ini adalah diketahuinya keragaan kelompok tani pada kondisi saat ini," kata Dedy.

Kepala Desa Lemah Duhur, Ujang Najmudin menyambut kedatangan rombongan Polbangtan Bogor di kantor balai desa setempat.

“Kami membuka pintu lebar-lebar untuk Polbangtan Bogor untuk saling bersinergi, apalagi selama ini telah terjalin kerja sama yang baik dengan dilaksanakanya pendampingan desa mitra di wilayah kami,” ujar Ujang.

Aldi Prahasta Priatna Putra, salah satu mahasiswa Polbangtan Bogor merasa senang bisa terjun langsung ke lapangan. Sangat bermanfaat untuk mahasiswa karena bisa berkomunikasi langsung dengan para petani, dan dapat mengevaluasi keadaan yang ada di lapangan.

“Praktikum ini sangat menambah pengalaman baru dan kami berharap kegiatan seperti  ini sering dilaksanakan agar kami dapat mengimplementasikan apa yang telah kami pelajari  untuk dipraktikkan ke lapangan,” ujar Aldi.

Sasaran penilaian adalah enam  kelompok tani  di Desa Lemah Duhur  yaitu: Kelompok Wanita Tani (KWT)  Binuri, Kelompok Taruna Tani Giat Sejahtera, Kelompok Tani Insan Mandiri, Kelompok Tani Sahaja Sejahtera, dan Kelompok Tani Bina Mandiri.

Pewarta: Oleh: Humas Polbangtan Bogor

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2019