Mahasiswa Polbangtan Bogor yang tergabung dalam organisasi Mapala Tambora Adventure mengadakan kegiatan Gerakan Pembuatan Biopori di lingkungan Kampus Cibalagung Polbangtan Bogor.

“Pembuatan biopori ini berfokus pada 6 titik yaitu di gedung prodi agribisnis hortikultura, perpustakaan, kantor jurusan pertanian, asrama dewi sri 3, asrama dewi sri 4, dan asrama dewi sri 6, dengan jumlah lubang biopori keseluruhan sebanyak 36 lubang.” Ujar Guntur Lesmana, mahasiswa Polbangtan Bogor sekaligus ketua pelaksana kegiatan.

Seperti diketahui biopori merupakan lubang sedalam 80-100 cm dengan diameter 10-30 cm dimaksudkan sebagai lubang resapan untuk menampung air hujan dan meresapkannya kembali ke tanah.

Guntur menambahkan dengan adanya gerakan pembuatan biopori yang diselenggarakan oleh Mapala Tambora Adventure Polbangtan Bogor dapat menjadi acuan pelaksanaan pembuatan biopori tidak hanya oleh mahasiswa, tetapi juga oleh karyawan.

“Rencananya, kegiatan biopori ini akan menjadi agenda kerja bulanan Mapala Tambora adventure Polbangtan Bogor.” Tambah Guntur

Wasissa Titi Ilhami, SP., M.Si selaku dosen sekaligus Kepala Prodi Agribisnis Hortikultura Polbangtan Bogor menambahkan dengan adanya lubang biopori selain untuk menampung air, juga menjadi sarana pembelajaran mahasiswa untuk pembuatan kompos yang memanfaatkan lubang biopori sebagai media pembuangan sampah organik.

Disela-sela pembuatan biopori berlangsung, mereka juga melakukan sosialisasi pemilahan sampah.

Dikampus sendiri terdapat 3 macam tempat pembuangan sampah berdasarkan jenisnya. Yang pertama tempat sampah jenis organik, yang kedua tempat sampah jenis anorganik dan yang ketiga tempat sampah jenis B3 (Bahan berbahaya dan beracun).

Sosialisasi ini dilakukan mengingat belum semua warga Polbangtan Bogor dapat menerapkannya.

Pewarta: Oleh: Humas Polbangtan Bogor

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2019