PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang kereta api karena sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan dampak evakuasi KA di Stasiun Pasarsenen Jakarta Pusat.
Evakuasi sudah selesai dilakukan dan KAI terus melakukan upaya normalisasi agar jalur dan perjalanan KA dapat segera normal kembali.
"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami telah mengirimkan SMS/WA blast pemberitahuan perihal keterlambatan perjalanan KA terdampak tersebut," kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih dalam keterangan di Yogyakarta, Jumat.
Ia mengatakan para penumpang KA terdampak akan mendapatkan service recovery sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.
Berikut daftar KA dari dan tujuan wilayah Daop 6 Yogyakarta yang mengalami kelambatan data per 14.20 WIB, yakni KA 90 Gayabaru Malam Selatan (Pasarsenen-Surabaya Gubeng), posisi Cikampek, terlambat lambat 117 menit.
Selanjutnya, KA 270 Matarmaja (Pasarsenen-Malamg) posisi Cikarang, terlambat 133 menit dan KA 162 Bangunkarta (Pasarsenen-Jombang) posisi Jatinegara, terlambat 101menit.
KAI Daop 6 tetap berkomitmen untuk mengedepankan keselamatan, kenyamanan dan pelayanan prima bagi seluruh pengguna jasa kereta api, serta secara aktif melakukan koordinasi pemulihan operasional dengan unit kerja dan daerah operasi terkait.
“KAI Daop 6 Yogyakarta terus meng-update informasi penanganan dan perjalanan KA di wilayah Daop 6. Masyarakat juga dapat mengakses informasi seputar perjalanan kereta api melalui Contact Center KAI121 dan seluruh kanal social media KAI121,” tutup Feni.
Sejumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) mengalami keterlambatan diakibatkan gangguan operasional yang terjadi di emplasemen Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat pada Jumat.
Gangguan operasional terjadi pada lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu yang mengakibatkan antrean perjalanan kereta api dari dan menuju Stasiun Pasar Senen.
Editor : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026