Jet-jet tempur AS dilaporkan menembaki sejumlah kawasan di Kohgiluyeh, Iran, saat melakukan pencarian pilot jet tempur AS yang jatuh di sana, Tasnim melaporkan pada Minggu (5/4)
Mengutip sumber militer, kantor berita itu menyebutkan bahwa serangan tersebut menyasar sejumlah lokasi yang diyakini menjadi tempat pilot tersebut berada.
Menurut sumber, serangan itu dilakukan karena AS sudah putus asa dan kehilangan harapan dapat mengevakuasi sang pilot dalam operasi penyelamatan.
Disebutkan pula, AS "tidak menyampaikan semua kebenaran" terkait pilot tersebut dan otoritas Iran tidak akan mengungkapkan apakah pilot itu telah mereka tahan.
Baca juga: Media Iran klaim UEA mulai ikut berperang
Baca juga: Iran abaikan usulan gencatan senjata 48 jam yang diajukan AS
Baca juga: AS diam-diam usir diplomat Iran di PBB pada Desember
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Jumat mengumumkan telah menembak jatuh sebuah pesawat tempur di Iran tengah dengan sistem pertahanan udara mereka.
Media AS kemudian melaporkan pesawat yang dimaksud adalah jet tempur F-15 dan seorang pilotnya berhasil diselamatkan. Sementara, operasi penyelamatan diterjunkan untuk mencari satu pilot lainnya.
AS dan Israel melancarkan serangan udara gabungan terhadap Iran pada 28 Februari yang hingga kini telah menewaskan 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal ke Israel serta wilayah-wilayah di Yordania, Irak, dan negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Serangan balasan itu menelan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar dan penerbangan global.
Sumber: Anadolu
Editor : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026