Rumah Sakit H Moh Ruslan (HMR) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, membuka layanan vaksinasi internasional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya bagi mereka yang hendak melakukan perjalanan ke luar negeri.

Direktur RS HMR Kota Mataram Hj NK Eka Nurhayati, di Mataram, Kamis, mengatakan langkah itu diambil sebagai respons atas tingginya permintaan masyarakat yang sering menanyakan ketersediaan vaksin tertentu, seperti yellow fever, meningitis, dan lainnya.

"Oleh karena itu, sebagai rumah sakit di ibu kota provinsi, penyediaan fasilitas vaksinasi internasional menjadi hal yang esensial," katanya.

Apalagi, pihaknya banyak mendapatkan pertanyaan terkait bisa tidak vaksin yellow fever dan sebagainya untuk travelling. Atas dasar itulah, RS HMR Mataram berusaha berkoordinasi dengan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan).

Baca juga: Menkes sebut mulai tahun 2027 laki-laki usia 11 tahun terima vaksin HPV
 

​Layanan vaksinasi itu menjadi bagian dari strategi RS HMR Mataram untuk bertransformasi dalam mencari sumber pendapatan baru di luar pasien BPJS Kesehatan. Inisiatif tersebut juga dipandang sebagai upaya mendukung sektor medical tourism (wisata medis) di Provinsi NTB.

Ia mengatakan, vaksin internasional di RS HMR Mataram melayani berbagai jenis vaksin yang dibutuhkan untuk syarat perjalanan antarnegara, termasuk vaksin meningitis bagi jamaah umrah.

Selain warga lokal dan jamaah umrah, layanan vaksin tersebut juga mulai diakses oleh warga negara asing (WNA).

"Proses penyuntikan dilakukan di fasilitas kesehatan (faskes) resmi karena adanya sistem pelacakan GPS pada setiap dosis vaksin," katanya.

​Meski optimis layanan tersebut bisa menjadi peluang pendapatan daerah baru, Eka mengaku belum menetapkan target angka pendapatan yang pasti untuk tahun 2026. Hal itu disebabkan adanya situasi geopolitik global di Timur Tengah yang berdampak pada tertundanya rencana perjalanan banyak orang.

​"Kami tidak berani muluk-muluk dulu, yang penting layanan vaksinasi mulai berjalan," katanya.

Sementara menyinggung tentang biaya, Eka mengatakan, untuk tarif ditetapkan sesuai dengan aturan dan standar yang berlaku. Misalnya, untuk vaksin polio Rp250 ribu, vaksin influenza Rp305 ribu, dan vaksin meningitis Rp400 ribu.

RS HMR Mataram juga menawarkan paket gabungan atau bundling untuk vaksin meningitis dan polio, masyarakat cukup membayar Rp450 ribu.

"Semoga fasilitas layanan vaksin yang kami buka, dapat meningkatkan dan memperluas akses layanan kesehatan masyarakat di daerah ini," katanya.

Baca juga: Para pelaku perjalanan internasional wajib jalani masa karantina 8x24 jam

Baca juga: Cegah komplikasi permanen, anggota DPR minta percepatan imunisasi campak

Pewarta: Nirkomala

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026