Situasi di Pengadilan Negeri Kota Depok Jawa Barat terlihat sepi pasca terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Wakil PN Depok,BS.
Pantauan ANTARA di PN Depok, Jumat terlihat sepi. pintu gerbang terlihat tertutup, sekali-kali dibuka untuk memberikan akses masuk pegawai dan masyarakat yang berkepentingan ke PN Depok
Berdsarkan informasi juga setiap hari Jumat tidak ada jadwal persidangan hanya ada pelayanan terpadu satu pintu (PTSP).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan penangkapan hakim dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap di wilayah Kota Depok, Jawa Barat.
“Benar,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
Ketika ditanya detail kasus tersebut, Fitroh mengatakan OTT keenam pada 2026 itu mengenai dugaan suap perkara.
“Ya,” katanya membenarkan.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026