Pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dan Ancol sudah dimulai dikerjakan dan ditargetkan bisa digunakan oleh masyarakat pada Juni 2026.
"Pembangunan diharapkan selesai bulan Mei sehingga, Juni kita bisa gunakan untuk aktivitas secara menyeluruh," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Acara Penandatanganan Kesepakatan Kerja Sama dan Groundbreaking Pembangunan Ekstensi JPO JIS-Ancol di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu.
JPO tersebut memiliki total panjang 466 meter, terdiri dari jembatan sepanjang 166 meter dan jalur pedestrian sepanjang 300 meter. Lebar jembatan sekitar 6,6 meter dan tinggi clearance jalan 5,1 meter.
Muka bangunan (fasad) jembatan melengkung menyerupai JIS, dengan struktur beton bertulang dan baja.
Pramono meyakini hadirnya JPO dengan hak penamaan (naming rights) BTN sehingga menjadi "JPO Bersama BTN" ini akan menjadi salah satu ikon ibu kota.
Baca juga: Menteri PUPR: JPO penghubung akses JIS dengan kawasan Ancol segera dibangun
Bersamaan dengan pembangunan JPO, saat ini juga dilakukan pembangunan infrastruktur stasiun Commuter Line di kawasan Ancol yang ditargetkan rampung pada April mendatang.
"Sehingga pada bulan Juni ketika ulang tahun Jakarta kalau kemudian kegiatannya diadakan di JIS atau di Ancol pasti akan memudahkan masyarakat dimanapun untuk bisa hadir," ujar Pramono.
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin mengatakan pembangunan JPO merupakan wujud kolaborasi strategis dari visi besar dan transformasi Jakarta menuju kota global yang hijau, tangguh, dan inklusif, sekaligus memperkuat konektivitas antar kawasan wisata, olahraga, dan permukiman.
"JPO ini dirancang untuk memecahkan tantangan yang selama ini menjadi isu di kawasan Jakarta International Stadium (dan Ancol)," ujar dia.
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026