Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin RI kembali berupaya mempererat hubungan militer dengan pemerintah Turki dengan menghadiri pertemuan 2+2 di Turki, Jumat. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin, dijelaskan pertemuan 2+2 itu terjadi antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara sebagai wujud penguatan kemitraan strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan.

Pertemuan 2+2 ini juga bagian dari tindak lanjut kesepakatan para kepala negara Indonesia dan Turki yang telah menyepakati adanya kerja sama strategis tingkat tinggi. Dalam pertemuan kali ini, ke dua belah pihak membahas perkembangan hubungan bilateral, isu-isu strategis regional dan global, serta arah penguatan kerja sama pertahanan dan industri pertahanan.

Baca juga: Menteri Pertahanan RI kunjungi petinggi militer Turki bahas kerja sama pertahanan

Kedua belah pihak pun menegaskan komitmen bersama untuk mendorong kemandirian pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan kerja sama industri pertahanan yang saling menguntungkan.

Selain itu, ke dua negara juga menyamakan pandangan dalam sejumlah isu internasional, termasuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, penguatan peran negara-negara berkembang melalui forum multilateral, serta pentingnya dialog dan kerja sama sebagai dasar penyelesaian konflik global. Dengan adanya pertemuan 2+2 ini, diharapkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki akan semakin kuat dan terus terjalin dengan baik.

Baca juga: Menhan Sjafrie berupaya didik KKRI jadi calon pemimpin masa depan

Pewarta: Walda Marison

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026