Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berupaya melakukan pemerataan penyebaran dokter spesialis kandungan atau obstetri dan ginekologi (obgin) untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.

"Berdasarkan data, sebaran dokter obgin di provinsi ini belum merata, sehingga berdampak pada kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di sejumlah daerah," kata Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, di Palembang, Selasa.

Menurut dia, melihat kondisi tersebut, pemerataan dokter spesialis kandungan di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu, menjadi perhatian serius pihaknya.

"Untuk melakukan pemerataan dokter kandungan di provinsi ini, kami berkoordinasi dengan Pengurus Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI)," ujarnya.

Baca juga: Dokter kandungan ungkap efek rahim copot pada tubuh wanita

Dia menjelaskan, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah ketimpangan distribusi tenaga dokter antarawilayah perkotaan dan daerah terpencil.

Ketimpangan distribusi tenaga dokter tersebut seharusnya tidak terjadi karena dari sisi infrastruktur, konektivitas antarwilayah di Sumsel sudah cukup baik.

“Kota Palembang kini menjadi sumbu dari semua penjuru kabupaten dan kota di Sumsel. Ini seharusnya menjadi peluang untuk pemerataan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Wilayah Sumsel yang cukup luas, membuat kebutuhan dokter obgin menjadi sangat tinggi.

Baca juga: Dokter kandungan tekankan pentingnya persiapan kehamilan

Rata-rata luas kabupaten/kota yang mencapai sekitar 2.000 kilometer persegi menuntut adanya distribusi tenaga medis yang lebih proporsional.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi profesi, untuk bersama-sama mendorong pemerataan dokter obgin.

"Kami siap mendukung dan memfasilitasi dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai," kata Wagub Cik Ujang.

Pewarta: Yudi Abdullah

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025