Bekasi (ANTARA News Megapolitan) - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengatakan kondisi kesehatan enam warganya korban tsunami Selat Sunda kian membaik setelah memperoleh perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

"Siang tadi saya menjenguk para korban di RSUD Kota Bekasi, alhamdulillah perlahan tapi pasti, semua mulai membaik kondisinya," katanya di Bekasi, Kamis.

Menurut dia, kelima korban selamat itu di antaranya bernama Nurdin, Yogi, Heri, Doni, Anta dan Kusuma yang sempat diterjang gelombang tinggi di Pantai Anyer, Banten, Sabtu (23/12).

Seluruh korban yang diketahui berdomisili di Kecamatan Medansatria itu tengah menjalani `family gathering` di Pantai Anyer bersama sejumlah keluarga besarnya.

Kelima korban itu berhasil dievakuasi Tim Reaksi Cepat Pemkot Bekasi dari RSUD Banten menuju RSUD Kota Bekasi sejak Senin (24/12).

Para korban saat ini menjalani perawatan intensif di ruang Wijaya Kusuma 203 Gedung D Lantai 2 RSUD Kota Bekasi.

Salah satu korban Nurdin (48) menceritakan pengalamannya saat lolos dari maut di Pantai Anyer.

Warga Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria itu mengaku sempat digulung gelombang tinggi tsunami selama tiga kali secara berturut.

"Saya tidak bisa berenang. Saya cuma bisa pasrah sambil berharap selamat dengan mengucap shalawat dan doa," katanya.

Nurdin sempat terombang-ambing ombak selama berjam-jam hingga akhirnya dia menemukan bangkai perahu untuk pijakan dan pegangan.

Teriakan Nurdin pun terdengar oleh sejumlah penduduk sekitar yang langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Banten.

Editor berita: Adha

Pewarta: Andi Firdaus

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018