Pemerintah Aceh memberikan bantuan pengobatan kepada salah seorang remaja asal Kecamatan Pulo Aceh--pulau terluar di Kabupaten Aceh Besar  Rahmad Akbar (19) yang menderita lumpuh layu, termasuk membantu permasalahan sosial lainnya.

"Anak ini butuh perhatian serius. Pemerintah Aceh akan membantu semampunya agar ia bisa mendapatkan perawatan terbaik,” kata Ketua TP-PKK Aceh, Marlina Muzakir, di Banda Aceh, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan Marlina Muzakir saat menjemput Rahmad Akbar AB (19) yang berangkat dari Pulo Aceh menuju ibu kota provinsi, di Dermaga Kapal Lampulo, Kota Banda Aceh.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Aceh, Chaidir menyampaikan, Rahmad merupakan remaja asal Desa Lampuyang, Kecamatan Pulo Aceh, ia telah lama menderita kelumpuhan. Kondisinya yang memprihatinkan menarik perhatian istri Gubernur Aceh untuk memastikan penanganan medis yang layak terhadapnya.

Setibanya di Banda Aceh, Rahmad langsung dibawa ke RSUD dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh untuk menjalani perawatan intensif dan fisioterapi.

"Diharapkan, dengan terapi berkelanjutan, ia dapat kembali memiliki kekuatan dan semangat untuk menjalani kehidupan seperti remaja lainnya," katanya.

Sebagai bentuk dukungan penuh, Dinas Sosial Aceh juga menyiapkan Tempat Singgah di UPTD Kesejahteraan Tempat Kediaman (KTK) bagi Rahmad dan keluarganya selama proses pengobatan berlangsung.

“Fasilitas ini disediakan agar mereka dapat tinggal dengan nyaman tanpa harus terbebani biaya selama masa perawatan, ini merupakan komitmen Pemerintah Aceh untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Chaidir.

Dalam kesempatan ini, ayah Rahmad, Abu Bakar mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ketua TP PKK Aceh ke Pulo Aceh pada Oktober lalu, sehingga kini anaknya bisa dirujuk ke rumah sakit provinsi dan menerima penanganan medis.

“Terima kasih, seandainya ibu tidak ke Pulo Aceh mungkin anak saya belum dibawa ke Banda Aceh untuk pengobatan yang lebih baik,” kata Abu Bakar.

Keluarga berharap, dengan adanya pengobatan yang difasilitasi pemerintah Aceh, serta mendoakan agar anaknya kembali bisa beraktivitas dan melanjutkan lagi pendidikannya di perguruan tinggi.

Pewarta: Rahmat Fajri

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025