Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia diuntungkan dari pernyataan bersama para pemimpin 11 negara di Asia Zero Emission Community (AZEC) ke-3 di Kuala Lumpur, Malaysia.
"Pemerintah Indonesia berpeluang besar memperkuat pembiayaan transisi energi dan pengembangan pasar karbon yang melimpah dari Indonesia," kata Menko Airlangga, dikutip dari keterangannya di Jakarta, Senin.
Pertama, dukungan pada target iklim global. Para pemimpin negara berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca agar sejalan dengan batas pemanasan global 1,5 derajat celcius dan pencapaian net-zero emissions.
Kedua, transisi energi yang adil, terjangkau, dan inklusif. AZEC mendukung penuh transisi energi yang tidak membebani ekonomi negara berkembang, menjamin akses energi untuk masyarakat, dan meningkatkan ketahanan energi kawasan Asia.
Komitmen ketiga, yakni One Goal, Various Pathways. Seluruh negara anggota AZEC sepakat menargetkan net-zero, dengan berbagai jalur dan solusi teknologi yang sesuai dengan kondisi dalam negeri masing-masing.
Empat, berkomitmen pada tiga tujuan strategis yang harus dicapai bersama atau Triple Breakthrough. Yakni, mengatasi perubahan iklim, memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan menjaga ketahanan energi jangka panjang.
Komitmen kelima, Action Plan for the Next Decade. Para pemimpin negara anggota AZEC menekankan perlunya percepatan implementasi pada dekade ini.
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025