Kementerian Pariwisata berupaya memperkuat pertumbuhan industri gastronomi di Indonesia lewat program flagship bersama Indonesia Gastronomy Network meluncurkan "Wonderful Indonesia Gourmet (WIG).
“Sebagai bagian dari Program Pariwisata Naik Kelas, Kementerian Pariwisata berkomitmen mendorong peningkatan kualitas berwisata di Indonesia, salah satunya gastronomi,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Widiyanti menyampaikan kekayaan kuliner di Indonesia tidak berbicara sebatas rasa, melainkan jalinan ekosistem yang melibatkan petani, peternak, nelayan, produsen, juru masak, pelaku usaha, penikmat makanan, dan masyarakat luas.
Konsepsi from farm to table dalam gastronomi berperan penting dalam menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan menghadirkan pariwisata berbasis komunitas.
Kuliner yang menjadi aset berharga bangsa dapat menjadi daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan terhadap pengalaman gastronomi dan pertumbuhan pariwisata Indonesia ke depan.
Ia menyampaikan data dari TasteAtlas menempatkan kuliner Indonesia di peringkat ke-7 dunia dan pertama di Asia Tenggara. Enam kota di Indonesia bahkan tercatat masuk dalam daftar 100 Best Food Cities.
Berdasarkan data pencarian Agoda periode Juni-Juli 2025, Indonesia turut masuk dalam lima besar destinasi yang paling banyak dicari untuk aktivitas makan dan minum, bersama Jepang, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Lebih lanjut, Menteri Widiyanti menyampaikan program WIG 2025 akan menghadirkan sejumlah kegiatan. Diawali dengan peluncuran buku “Indonesia Gourmet Guide” yang berkolaborasi bersama Priceless pada 25 September 2025 di Kempinski, Jakarta.
Buku ini akan menjadi panduan istimewa bagi wisatawan dalam menjelajahi kekayaan kuliner Indonesia, serta menghadirkan pengalaman cita rasa yang berkesan. Di tahap awal, terdapat 120 restoran yang telah terkurasi yang tersebar di dua kota Jakarta dan Bali.
Diluncurkannya Gourmet Guide juga menjadi komitmen Kementerian Pariwisata dalam mendukung upaya menyediakan ragam informasi destinasi makan-makan berkualitas untuk wisatawan, serta di satu sisi mempromosikan Indonesia sebagai destinasi makan-makan kelas dunia.
Rangkaian kegiatan yang diikuti belasan KOL serta media dari sejumlah negara pasar andalan pariwisata Indonesia berlanjut ke Bali dengan penyelenggaraan "WIG Talk" pada 30 September 2025 di The Meru-Bali Beach Garden.
Baca juga: Menpar nilai pesta adat Erau mampu perkuat ekonomi
Baca juga: Menteri Pariwisata berdialog dengan mahasiswa
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025