Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meraup pendapatan sebesar Rp8 miliar lebih hingga awal Agustus pada tahun anggaran 2025.
“Untuk mengoptimalkan pendapatan ini, kami menerapkan sistem pembayar digital bagi para pengunjung per Agustus,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Senin.
Ia mengapresiasi seluruh jajaran di Tahura Sultan Adam yang terus menggenjot pengembangan layanan guna meningkatkan pendapatan sektor wisata kawasan hutan.
“Kami bekerja sama dengan Bank Kalsel, Dinas Kominfo, serta sejumlah instansi lain untuk membuat seluruh transaksi di kawasan wisata Tahura kini 100 persen sistem digital,” ujar Fathimatuzzahra.
Menurut dia, sistem pembayaran digital itu bisa meminimalisasi potensi penyelewengan keuangan sekaligus meningkatkan transparansi.
Dia juga menekankan bagi jajaran Dishut Kalsel berbagai capaian penting harus lebih optimal lagi terkait pengelolaan kehutanan, transparansi, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025