Cibinong, Bogor (Antaranews Megapolitan) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Adang Suptandar bersama kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) membuka bursa lowongan kerja yang bertujuan untuk menekan jumlah pengangguran.

"Kegiatan ini berlasung di PT Holcin Indonesia Tbk, Kecamatan Klapanunggal, dan mendapat antusias terbaik dari peserta yang mengikutinya. Itu dikarenakan pada saat kegiatan peserta langsung melakukan tes wawancara maupun pendaftaran ke perusahaan yang ikut kegiatan tersebut," katanya di Cibinong, Rabu.

Menurut dia ini juga mendapatkan apresiasi terbaik dari perusahaan yang telah bersedia menjadi peserta pameran bursa.

Hal itu cukup membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam mengatasi tingginya angka pengangguran yang secara langsung ataupun sebaliknya berimplikasi pada meningkatnya persoalan-persoalan sosial di tengah masyarakat.

Ini antaranya masalah kesejahteraan masyarakat yang berkiblat pada tingginya pengangguran yang ada pada daerah setempat. Dan dengan adanya kegiatan tersebut tentu akan berakibat baik untuk pembenahan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan berpartisipasi dalam kegiatan ini, perusahaan telah memberikan kontribusi bagi meningkatnya peluang masyarakat untuk mengakses kesempatan kerja dan berperan aktif dalam pertumbuhan perusahaan sesuai bidangnya masing-masing," katanya.

Selain itu dalam kegiatan bursa lowongan kerja diikuti oleh lebih dari 20 perusahaan yabg ada pada daerah setempat yang terbagi menurut klasifikasi kebutuhannya.

Ia menambahkan saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya melaksanakan berbagai program kerja dan kegiatan yang bertujuan mengurangi angka pengangguran.

Sehingga tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor semenjak Tahun 2014 sampai dengan 2017 memiliki penenurunan pada setiap tahunnya.

Itu mengacu pada hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017 menunjukkan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor menurun sebesar 9,55 persen.

Sedangkan pada Tahun 2015 mengalami peningkatan sebesar 10,01 persen dan 2016 sempat menurun menjadi 9,62 persen.

Lanjut Adang menjelaskan dalam kegiatan ini juga melibatkan perusahaan skala kecil, menengah, nasional hingga Internasional agar pemerataan jenjang pendidikan dari peserta pencari kerja dapat tercakup dengan besaran perusahaan pada daerah setempat.

Dan kegiatan itu berlangsung selama dua hari (29-30/8), selain itu hingga sore sudah terdapat 1.500 peserta yang mengikutinya.

Pewarta: Mayolus Fajar Dwiyanto

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018