Lubukbasung (Antara Megapolitan) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengganjar hadiah khusus bagi pebalap Tour de Singkarak yang berhasil menjadi raja tanjakan pada Etape VIII, Sabtu (25/11).

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam, Jetson di Lubukbasung, senin, menyebutkan hadiah khusus itu berupa selendang dan pakaian hasil sulaman dari perajin daerah itu.

"Selendang dan pakaian hasil sulaman itu langsung diberikan oleh Bupati Indra Catri kepada pebalap yang berhasil menjadi raja tanjakan di Kelok 44 saat finis etape VIII di Ambun Pagi, Kecamatan Matur," katanya.

Selendang dan pakaian sulaman itu telah disiapkan. Selendang dan pakaian ini merupakan hasil perajin sulaman Agam.

Selain memberikan selendang dan pakaian sulaman, Agam juga memberikan 150 paket cenderamata khas daerah itu berupa gantungan kunci, songket, tenunan, sebo, syal dan lainnya.

Cenderamata itu akan diserahkan kepada seluruh pebalap TdS di lokasi finis etape VIII.

"Cenderamata ini setiap tahun kita berikan kepada pebalap. Ini bentuk promosi hasil kerajinan kas daerah itu kepada peserta yang berasal dari berbagai negara di Benua Asia, Eropa, Amerika dan Lainnya," katanya.

Pada TdS 2017, tambahnya Agam memfokuskan pengamanan di sepanjang kawasan Kelok 44 selama pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS) agar peserta event internasional itu tidak terganggu apabila longsor dan pohon tumbang melanda daerah itu.

Pengamanan yang dilakukan itu melibatkan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Polres Agam dan Dinas Perhubungan.

"Setiap Kelok akan ditempatkan satu sampai lima personel, menyiapkan alat berat dan mesin pemotong kayu. Petugas ini disiapkan untuk mengatur lalu lintas, membersihkan material longsor menimbun badan jalan dan membersihkan pohon yang tumbang," tambahnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Agam, Isman Imran berharap pelaksanaan TdS berlangsung sukses sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Mengingat TdS merupakan salah satu ajang yang dapat dijadikan sarana untuk mempromosikan objek wisata dan produk-produk kerajinan daerah.

"Saya berharap Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan untuk bisa mencari peluang dalam mempromosikan produk Industri Kecil Menengah (IKM) milik masyarakat," katanya.

Pewarta: Altas Maulana

Editor : Andi Firdaus


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017