Karawang (Antara Megapolitan) - Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Karawang-Bekasi menyatakan, realisasi penyaluran beras sejahtera atau rastra sudah cukup tinggi, mencapai 95 persen.

"Kita yakin penyalurannya lancar. Sampai akhir November realisasi penyalurannya bisa 100 persen," kata Kepala Bulog Subdivre Karawang-Bekasi Muhammad Syaukani, di Karawang, Kamis.

Setiap tahun kebutuhan rastra di Kabupaten Karawang dan Bekasi mencapai 43 ribu ton beras atau 3.600 ton beras perbulan.

Kebutuhan tersebut diberikan untuk 241.918 keluarga penerima manfaat, terdiri atas 145.317 keluarga di wilayah Karawang dan 96.601 keluarga di Kabupaten Bekasi.

Ia mengaku akan terus berkoordinasi ke pihak terkait agar realisasi penyaluran rastra bisa mencapai 100 persen hingga akhir November.

Sementara itu, terkait dengan kebutuhan rastra di wilayah Karawang dan Bekasi, itu mencukupi. Bahkan Bulog Karawang-Bekasi mengirimkan sekitar 50 tibu ton beras ke sejumlah provinsi menyusul melimpahnya panen di Karawang.

"Panennya melimpah dan pasokan kita mencukupi. Jadi kita mengirimkan stok beras ke daerah lain," kata Syaukani.

Pengiriman stok beras dilakukan melalui program Movenas atau pergerakan beras antargudang yang dilakukan dari daerah kelebihan stok beras ke daerah yang kekurangan beras.

"Melalui program Movenas, kita kirimkan beras sebanyak 50 ribu ton ke hampir seluruh provinsi di Indonesia seperti Aceh, Papua, Bengkulu, Jambi dan provinsi lainnya," kata dia.

Ia mengatakan, untuk saat ini pasokan beras Bulog Karawang-Bekasi cujup banyak. Di gudang Bulog saat ini ketersediaan beras cukup hingga tujuh bulan ke depan.

Pewarta: M. Ali Khumaini

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017