Bandarlampung (Antara Megapolitan-Bogor) - Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Drs Agung Sujatmiko mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang telah memajukan dan membangun Koperasi.

Hal ini disampaikan oleh Agung saat Peringatan hari Koperasi ke-70 tahun 2017 dan Peresmian Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-KUMKM) yang berada di lingkungan Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Wayhalim, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, Rabu, 9 Agustus 2017.

Sebagai hibah dari Kementerian Koperasi Gedung PLUT KUMKM akan  memberikan layanan jasa non finansial, sebagai solusi atas permasalahan KUMKM dalam rangka meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas kerja dan daya saing KUMKM, melalui pendampingan bidang kelembagaan, SDM, Produksi, Pembiayaan dan Pemasaran di wilayah Provinsi Lampung.

Di samping itu Fungsi Gedung PLUT-KUMKM dan program Kampung UKM Digital juga akan dipergunakan untuk memfasilitasi pemasaran produk-produk UMKM di Provinsi Lampung melalui website atau online, yang merupakan sarana layanan komprehensif bagi pengembangan usaha koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah.

Penyerahan gedung PLUT ini diharapkan nantinya bisa menjadi icon baru bagi daerah untuk mengembangkan kapasitas dan bisnis pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah ke depannya.  

Layanan yang diberikan PLUT antara lain konsultasi bisnis, pendampingan/monitoting bisnis, fasilitasi akses pembiayaan, pemasaran dan promosi, pelatihan bisnis, Networking dan pustaka entrepreneurship.

Peresmian PLUT - KUMKM dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri dan Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Yuana Setyowati.

Konsisten Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Yuana Setyowati dalam sambutannya menyampaikan komitmen pemerintah untuk melaksanakan pemberdayaan koperasi dan UMKM.

"Koperasi Indonesia saat ini tetap konsisten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kita akan terus mendukung program koperasi dan UMKM. Kami juga sudah melakukan pelatihan sebanyak 70 orang," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mengharapkan pengelola koperasi dapat memiliki sertifikasi standar agar koperasi dapat berkembang, menjadikan koperasi yang profesional. Sinergisitas dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/ Kota, juga diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lampung.

"Untuk membangun koperasi diperlukan kebersamaan. Tanpa kebersamaan tidak mungkin kita mencapai tujuan keberhasilan. Dibutuhkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan agar koperasi tumbuh kuat," jelas Wagub.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan Penyerahan penghargaan dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung kepada 10 (sepuluh) Koperasi Berprestasi Provinsi Lampung, 2 (dua) Perkuatan Permodalan KUMKM, 4(empat) gerobak sayur pesan kirim dan 2 (dua) sertifikat uji kompetensi Manager. (RLs/Humas Prov/ANT/BPJ/MTh).

Pewarta: Humas Pemprov Lampung

Editor : M. Tohamaksun


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017