Jakarta (Antara Megapolitan) - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono berkomitmen aparat sipil negara (ASN) bersikap netral pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang akan dilaksanakan 15 Februari 2017.

"Sikap komitmen itu guna mendukung pesta demokrasi yang baik dan berkualitas," kata Sumarsono saat mengunjungi KPU DKI Jakarta, Jumat.

Pelaksanaan pilkada tersebut tentu ASN harus bersikap netral dan tidak memihak pada salah satu pasangan  tertentu.

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta terus mengoptimalkan imbauan maupun ajakan kepada ASN yang bekerja di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) agar memiliki sikap netral pada pilkada tersebut.

Sebab, sikap netral itu merupakan demokrasi yang sehat sehingga melahirkan pemimpin yang  mampu menyejahterakan masyarakat.

Begitu juga sikap netral harus dilaksanakan oleh KPU dan Bawaslu,termasuk anggota TNI serta Polri.

"Kami minta ASN tidak berpolitik praktis dengan memihak salah satu calon pasangan tertentu, sehingga dapat mencoreng demokrasi di Tanah Air itu," katanya menjelaskan.

Sumarsono meminta KPU dan Bawaslu juga dapat menekan bentuk pelanggaran dan kecurangan pada pilkada DKI Jakarta itu.

Selain itu juga pilkada berjalan nyaman, tertib dan  serta tidak terjadi tindakan kekerasan  yang bisa merugikan masyarakat.

Karena itu, pihaknya berharap pilkada yang akan dilaksanakan secara serentak 15 Februari 2017 dapat menciptakan suasana aman.

"Kami optimistis pelaksanaan pilkada DKI Jakarta aman,damai dan nyaman," ujarnya.

Menurut Sumarsono, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan penghargaan bagi kelurahan yang partisipasi masyarakatnya menggunakan hak suara tertinggi  pada pilkada tersebut.

Penghargaan itu berupa sertifikat "Anugerah Demokrasi" guna meningkatkan partisipasi politik masyarakat dalam melaksanakan pesta demokrasi yang baik dan berkualitas.

Pemprov DKI Jakarta juga menargetkan partisipasi masyarakat pada pilkada  sekitar 77 persen dari daftar pemilih tetap (DPT).

Untuk mencapai angka tersebut, kata dia, Pemprov dan KPU DKI Jakarta terus memaksimalkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat agar mendongkrak partisipasi suara pada pilkada itu.

"Kegiatan sosialisasi dipastikan dapat mendongkrak angka partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya," kata

Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan pelaksanaan pilkada tersebut diikuti oleh tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur antara lain nomor urut (1)  Agus Harimurti dan Sylviana Murni, (2) Basuki Tjahaja "Ahok" Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (3) Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.          

"Semua balon gubernur DKI Jakarta itu memenuhi persyaratan dan sudah memenuhi
mekanisme tahapan," katanya.

Ia menyebutkan, pasangan Agus Murti dan Sylviani didukung Partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN.

Pasangan   Basuki Tjahaja "Ahok" Purnama dan Djarot Saiful Hidayat Partai PDI-Perjuangan, Golkar, Nasdem dan Hanura.

Sedangkan,  Anies Baswedan dan Sandiaga Uno didusung Partai Gerindra dan PKS.

"Kami berharap pelaksanaan pilkada ini memiliki kualitas dan tidak terjadi pelanggaran," katanya. (Ant).

Pewarta: Mansyur

Editor : M. Tohamaksun


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016