Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dan Institut Français d’Indonésie (IFI) berkolaborasi dalam bidang pendidikan dan kebudayaan Prancis.

Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan oleh Direktur PNJ Zainal Nur Arifin dan Direktur IFI Stéphane Dovert di PNJ Depok, Jawa Barat, Jumat.


"Dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat mewujudkan visi PNJ yaitu sebagai politeknik unggul bertaraf internasional untuk mendukung daya saing bangsa," kata Direktur PNJ Zainal Nur Arifin.

Baca juga: PNJ resmikan gedung laboratorium terpadu pusat unggulan teknologi

Menurut dia, kerja sama dalam bidang pendidikan dan kebudayaan ini antara lain dilakukan dengan pendirian Pusat Prancis sebagai wujud iktikad baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang mampu membangun budaya luhur.

Direktur IFI Stéphane Dovert dalam sambutannya mengatakan kerja sama ini merupakan hubungan strategis antara Prancis dan Indonesia, karena harus sama-sama mempersiapkan generasi-generasi baru untuk pemimpin bangsa melalui pendidikan sebagai kunci.

"Kerja sama ini tidak terbatas ruang dan waktu kalau bisa selamanya,” kata Stéphane Dovert.

Baca juga: Direktur PNJ: MBKM selaras dengan program yang diterapkan Politeknik Negeri Jakarta

Hal-hal yang disepakati terkait kerja sama antara PNJ dengan IFI yaitu melakukan pendirian Pusat Prancis di PNJ yang berlokasi di Gedung Perpustakaan PNJ sebagai tempat informasi mengenai kesempatan studi lanjut dan persiapan keberangkatan bagi mahasiswa yang akan mengikuti program studi lanjut ke Prancis.

Selain itu, Pusat Prancis ini diperuntukkan sebagai sarana untuk memperkenalkan bahasa dan budaya Prancis bagi para mahasiswa, staf PNJ serta masyarakat luas.

Baca juga: 49 persen wisudawan PNJ raih predikat cum laude

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Atase Kerja Sama IFI Gema Akbar Pratama, Koordinator Kerja Sama Pendidikan IFI Mathilde Croquet, dan Koordinator Nasional Warung Prancis Ryan Rinaldy.

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023