Bogor (Antara Megapolitan) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, Jawa Barat mulai melaksanakan Sensus Ekonomi 2016 terhitung dari 1 Mei besok, dengan pendataan perdana dimulai dari Rumah Dinas Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

"Sensus ekonomi dimulai Minggu besok, untuk pencanangan awal pendataan dimulai dari Rumah Dinas Wali Kota," kata Kepala BPS Kota Bogor, Budi Hardiyono, kepada Antara di Bogor, Sabtu.

Budi mengatakan, untuk pendataan perdana di rumah Wali Kota pihaknya mengerahkan satu petugas Pencacah Sensus Lengkap (PCL), satu Pengawas/pemeriksa Sensus Lengkap (PML), satu orang koordinator lapangan dan satu orang koordinator sensus kecamatan (Koseka).

"Pendataan dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB, petugas akan diterima langsung oleh wali kota," katanya.

Ia mengatakan, pendataan perdana di rumah dinas Wali Kota merupakan pencanangan dimulainya Sensus Ekonomi 2016 yang berlangsung selama satu bulan penuh yakni dari 1-31 Mei.

"Ini merupakan pencanangan awal dimulainya Sensus Ekonomi yang serentak dilakukan seluruh wilayah di Indonesia. Akan dilanjutkan ke diluruhkan masyarakat dan pelaku usaha secara bergiliran sampai dengan tanggal 31 Mei," katanya.

Untuk melakukan pendataan, BPS Kota Bogor mengerahkan 1.354 PCL, 454 PML, lima Korlantas dan enam Koseka yang akan turun ke lapangan melakukan pendataan ekonomi dengan sasaran seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan instansi lainnya.

"Pada pelaksanaan sensus ekonomi kali ini, kami meminta kesediaan masyarakat maupun pelaku usaha untuk menyediakan waktunya menerima petugas sensus, dan memberikan data sejujur-jujurnya," kata dia.

Kejujuran masyarakat maupun pelaku usaha dalam memberikan datanya akan membantu petugas sensus untuk melakukan pendataan keekonomian yang akan berguna untuk Pemerintah dalam mengambil kebijakan.

"Tujuannya untuk mendapatkan gambaran lengkap sektor dan struktur ekonomi non pertanian beserta ekonomi dasar dan karakteristiknya, membatu pemerintah dalam mengambil kebijakan," katanya.

Ia menambahkan, sensus ekonomi dilaksanakan setiap 10 tahun sekali dengan tahun berakhir enam. Sensus pertama diselenggarakan tahun 1986, lalu 1996 dan 2006. Tahun ini merupakan sensus ekonomi yang keempat.

Pewarta: Laily Rahmawati

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016