Bogor (Antara Megapolitan) - Festival Durian Rancamaya yang berlangsung di halaman parkir Botani Square, Kota Bogor, Jawa Barat, mampu menarik minat pengunjung yang datang memadati acara tersebut, Minggu.

Tersedia lebih dari 10 stand yang menjajakan aneka makanan, kuliner yang menggunakan bahan utama durian, mulai dari pancake, risoles durian, molen durian, es cream durian, brownies durian, surabi, buah durian hingga bibit durian. Pengunjung dapat berbelanja aneka penganan berbahan baku durian mulai dari harga Rp10.000 sampai dengan ratusan ribu rupiah.

"Saya beli banyak durian, karena saya penyuka durian. Mumpung ada acara seperti ini dapat promo, kualitas durian yang dijual juga relatif bagus dan unggul semua," kata Teguh dari Jakarta.

Teguh datang bersama keluarga dan kerabatnya untuk berlibur di Kota Bogor, secara kebetulan salah satu mall yang dikunjunginya menyelenggarakan Festival Durian Rancamaya. Kesempatan tersebut ia manfaatkan untuk membeli durian, aneka kuliner durian, hingga bibitnya.

"Durian Rancamaya terkenal enak kualitas dagingnya, jadi tidak rugi belanja banyak dan hasilnya puas," kata Teguh yang berharap kegiatan serupa diselenggarakan secara berkelanjutan.

Suasana dalam festival tersebut ramai dipadati pengunjung yang berdesak-desakan untuk melihat masing-masing stand. Setiap stand terlihat antrean calon pembeli. Terdapat juga sekitar lima stand menjual aneka buah durian yang langsung dapat dicicipi di tempat. Untuk menyemarakkan suasana, terdapat lomba selfie dengan durian.

Acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Wakil Wali Kota, Usmar Hariman, Bupati Bogor, Nurhayanti, Komandan Korem 061/Surkaykancana, Kolonel Inf Fulad dan Dandim 0606/Kota Bogor M Albar.

"Dua kata yang ingin saya sampaikan, saya maniak durian," kata Bima Arya saat memberikan sambutan.

Festival Durian Rancamaya merupakan rangkaian dari kegiatan Kontes Durian Rancamaya yang diselenggarakan oleh Yayasan Durian Nusantara (YDN) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten Bogor, Agricon, komunitas Bogor Sahabat, serta para pemerhati, dan pecinta durian.

Kontes Durian Rancamaya telah dilangsungkan pada 1 hingga 22 Januari, tercatat 34 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan dan mengembangbiakkan keberadaan durian Rancamaya.

Dari 34 peserta, pemenang yang terpilih sebanyak lima orang yakni juara pertama hingga ketiga, dan juara harapan tiga serta juara harapan dua. Pemenang mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan juga piagam penghargaan.

"Mungkin hadiah juara tidak terlalu besar, tetapi piagam penghargaan ini biasanya sangat penting bagi para pemilik durian karena bisa dipajang dan dapat menaikkan harga jual," kata Ketua Yayasan Durian Nusantara, Mohammad Reza Tirtawinata.

Kontes dan Festival Durian Rancamaya pertama kali dilaksanakan di Bogor, oleh Yayasan Durian Nusantara (YDN) bersama komunitas, pemerhati durian serta didukung Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor.

"Kegiatan ini terselenggara berasal dari keprihatinan kondisi Rancamaya yang dulunya merupakan sentra durian, kini berubah menjadi kawasan permukiman," kata Reza.

Dia mengatakan, pada tahun 1980 daerah Rancamaya terkenal sebagai sentra penghasil durian yang enak. Seiring perkembangan penduduk, kawasan tersebut berubah menjadi permukiman, dan keberadaan sentra durian Rancama terpinggirkan, sehingga sebagian besar pohon-pohon durian tua ditebang dan tidak diganti dengan tanaman baru.

Menurutnya, saat ini pohon durian yang berusia di atas 30 tahun hanya dapat dijumpai di ladang dan di kampung-kampung yang tersebar secara sporadis di antara rumah-rumah pendudukan di kawasan Rancamaya.

"Inilah yang mendorong terselenggaranya Kontes dan Festival Durian Rancamaya untuk membangkitkan dan melestarikan durian khas Bogor, khususnya petani durian, sehingga kembali menjadi sentra durian, yang secara tidak langsung mendorong pariwisata. Rencananya kegiatan ini akan dilakukan rutin setiap tahun," kata Reza.

Pewarta: Laily Rahmawati

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016