Bintan, Kepri (Antara Megapolitan) - Minyak hitam limbah kapal kembali mengotori Pantai Trikora dan Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira, di Bintan, Minggu, mengatakan seluruh wisman di Lagoi kini dilarang bermain di bibir pantai dan laut sebab limbah minyak yang bergumpal dan kenyal lengket d badan.

"Ada dua alasan kenapa wisatawan dialihkan ke darat. Pertama karena limbah minyak. Kedua, karena gelombang laut tinggi saat musim angin utara," ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, Dispar Bintan belum menerima keluhan dari pihak perhotelan maupun wisatawan terkait limbah minyak tersebut. Artinya, sampai sekarang wisman masih menikmati liburannya tanpa merasa terganggu limbah tersebut.

"Tetapi kondisi seperti ini tidak dapat dibiarkan. Pemerintah dan aparat yang berwenang harus segera menanganinya," katanya.

Luki mengatakan permasalahan limbah minyak hitam yang mencemari sebagian pantai di Bintan bukan pertama kali terjadi. Bahkan bermasalahan ini sudah sering terjadi, terutama saat musim angin utara.

Permasalahan limbah ini juga sudah disampaikan kepada Badan Lingkungan Hidup Bintan.

"Saya tidak dapat menuduh dari mana asal limbah itu," katanya.

Pewarta: Nikolas Panama

Editor : M. Tohamaksun


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016