Bekasi (Antara Megapolitan) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bekasi, Jawa Barat, menggagas program Bursa Kerja Khusus (BKK) dalam rangka memaksimalkan penyerapan tenaga kerja di sejumlah perusahaan di wilayah setempat.

"Program BKK sekaligus solusi alternatif dalam menghadapi persaingan penyerapan kerja dengan masyarakat asing," kata Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kota Bekasi Sajekti Rubiah di Bekasi, Minggu.

Menurut dia, program tersebut diterapkan pihaknya dengan cara menyelaraskan kebutuhan perusahaan terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan.

"Kita bersama perusahaan melatih anak-anak yang akan lulus SMK. Mulai dari kedisiplinan, pengetahuan tentang aturan-aturan perusahaan, sampai tentang lamaran. Itu kita ambil dari HRD perusahaannya langsung," katanya.

Dikatakan Sajekti, Pemkot Bekasi hanya berperan sebagai fasilitator antara pencari kerja dengan perusahaan.

"Kita memfasilitasi keduanya agar menemukan yang sesuai seperti keinginan dari kedua belah pihak," katanya.

Sejak program itu bergulir pada 2015, kata dia, sudah ada 50 SMK negeri dan swasta di wilayah setempat yang tergabung dalam forum BKK.

"Progresnya mulai terlihat, angka penyerapan meningkat sebanyak 10 persen lebih dari tahun 2014," katanya.

Menurut dia, Disnakertrans Kota Bekasi memfasilitasi hubungan sekolah dan perusahaan melalui penandatanganan kerja sama.

"Banyak perusahaan yang langsung melakukan MoU dengan SMK yang bersangkutan, karena dinilai kompeten dari sisi kurikulumnya," katanya.

Sajekti mencontohkan, belum lama ini pihaknya memfasilitasi kerja sama penyerapan tenaga kerja antara SMKN 1 Kota Bekasi dengan PT Musashi Auto Part.

"Nantinya lulusan sekolah tersebut bisa bekerja di sana. Ini kan sebuah terobosan karena perusahaan melihat mutu sekolah tersebut," ujarnya.

Adapun sejumlah perusahaan lainnya yang juga telah bergabung dalam program BKK di antaranya PT Mushashi Auto Part, Honda Lube, Martha Tilaar, dan Kalbe Farma.
(Adv).

Pewarta: Andi Firdaus

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016