Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok Jawa Barat menyiapkan para lulusan SMK untuk mengikuti program Bursa Kerja Khusus (BKK) sebagai salah satu upaya adanya keterkaitan antara dunia pendidikan dan kerja di Kota Depok.

"BKK mempunyai fungsi memberikan bimbingan karier kepada siswa dan para alumninya," kata Kepala Disnaker Kota Depok, Mohamad Thamrin dalam keterangannya, Jumat.

Menurut dia, melalui BKK juga Disnaker ingin mempunyai data berapa jumlah lulusan, jurusan atau bidang apa saja. Lalu jumlah yang sudah dan belum bekerja sebagai salah satu fungsi dari BKK.

Baca juga: Bursa Kerja Online Depok catat ada 3.464 pencari kerja sudah terdaftar
Baca juga: Disnaker Depok dorong SMK lakukan kerja sama dengan perusahaan

Menurut Thamrin dari data yang dikumpulkan, bagi yang belum bekerja akan diberikan pelatihan melalui BKK. Tentu bekerja sama dengan perusahaan sesuai kompetensi pendidikan mereka.

Ia menjelaskan Disnaker Depok juga mempunyai tugas memberikan izin terbentuknya BKK di sekolah, hingga saat ini ada 79 BKK yang tersebar di SMK Negeri dan Swata di Kota Depok.

Kemudian, jika di satuan pendidikan bisa bekerja sama dengan perusahaan, pihaknya akan mendukung memberikan rekomendasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan.

"Kami berharap dengan program ini, angka lulusan SMK yang bekerja ada peningkatan di setiap tahun," ujarnya.

Baca juga: Disnaker Depok lakukan bursa kerja secara virtual

Untuk ke depannya kami juga bersama Dinas Pendidikan (Disdik) dan stakeholder lainnya akan berupaya menyelaraskan antara kompetensi pendidikan dengan peluang kerja yang ada.

"Jadi agar kompetensi yang dimiliki lulusan SMK atau angkatan kerja sesuai dengan kesempatan kerja yang ada," ujarnya.

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022