Anggota Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor Saepudin Muhtar mengatakan bahwa Indeks Desa Membangun (IDM) wilayahnya kini berstatus maju berkat program Karsa Bogor Membangun.

"Tahun 2020 status IDM Bogor masih berkembang dengan nilai 0,7001. Tapi tahun berikutnya kita berstatus maju dengan nilai 0,7307," kata pria yang akrab disapa dengan Gus Udin itu di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyatakan Kabupaten Bogor kini memiliki 48 desa mandiri, 188 desa maju, 180 desa berkembang, dan nihil desa tertinggal.

Menurut Gus Udin, kondisi tersebut menggambarkan kemajuan yang dicapai Kabupaten Bogor dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pada 2020 tercatat ada 29 desa berstatus mandiri, 131 desa maju, 252 desa berkembang, dan empat desa berstatus tertinggal.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, kata dia, mampu menaikkan status 41 desa tertinggal menjadi desa berkembang dan desa maju sejak Bupati Ade Yasin menjalankan roda pemerintahan pada 2019.

Pada pertengahan 2021, sisa empat desa yang berstatus tertinggal juga naik status menjadi desa berkembang, yaitu Desa Cilaku di Kecamatan Tenjo, Wirajaya di Kecamatan Jasinga, serta Sukarasa dan Buanajaya di Kecamatan Tanjungsari.

Gus Udin mengatakan capaian Program Karsa Bogor Membangun lainnya adalah terlaksananya penataan pusat kota di Kawasan Cibinong Raya yang meliputi pembangunan Tugu Pancakarsa, pembangunan jalur pedestrian, peningkatan kualitas jalan mulai dari Simpang Sirkuit Sentul, Stadion Pakansari, hingga Jalan Tegar Beriman.

Dia menerangkan Karsa Bogor Membangun merupakan salah satu dari lima tekad Bupati Bogor Ade Yasin yang dikemas dalam program prioritas bernama Pancakarsa.

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022