PT Pupuk Kujang mengajak masyarakat di sekitar perusahaan untuk dibina dan diberdayakan hingga mandiri dalam berwirausaha, sebagai upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19.

"Sasarannya adalah ibu rumah tangga yang tidak punya penghasilan, tapi punya semangat untuk berwirausaha,” kata VP Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) Pupuk Kujang, Agung Gustiawan, dalam siaran pers yang diterima di Karawang, Senin.

Program tersebut adalah program pemberdayaan masyarakat, bernama Program KUWAT (Kujang Wanita Tangguh).

Baca juga: Program Taman Kehati Citarum Harum oleh Pupuk Kujang dapat sorotan di ajang AREA 2021
Baca juga: PT Pupuk Kujang berikan bantuan oksigen untuk RSUD Kota Bogor

Hal tersebut merupakan salah satu program CSR Pupuk Kujang yang menyasar masyarakat di sekitar perusahaan untuk dibina dan diberdayakan hingga mandiri.

Menurut dia, dalam menjalankan program itu, Departemen PKBL Pupuk Kujang bersinergi dengan Baitulmaalku, menjaring para perempuan di sekitar perusahaan untuk dibekali beragam keterampilan seperti menjahit, mendesain, manajemen keuangan, keterampilan wirausaha, digital marketing hingga inovasi produk.

“Dalam menjaring peserta, kami upayakan bagi dhuafa, putus sekolah, dan yang tidak berpenghasilan. Para peserta, kami beri pelatihan hingga punya kemampuan expert. Hasilnya kini para peserta bisa berpenghasilan,” kata Misya Bani dari Baitulmaalku.

Baca juga: Pupuk Kujang kembangkan "closed loop" petani cabai di Garut untuk jaga ketahanan pangan

Saat ini, kata Misya, sudah ada 10 perempuan yang aktif memproduksi pakaian setiap hari.

Dalam sehari, seorang peserta bisa membuat dua setel pakaian. Semua peserta kini punya keterampilan laiknya profesional. Seluruh proses produksi dilakukan secara mandiri dengan penuh keterampilan. 

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2021