Warga Gorontalo Utara antusias jadi pelipat surat suara Pemilu 2019

Warga Gorontalo Utara antusias jadi pelipat surat suara Pemilu 2019

Warga Gorontalo Utara yang antusias menjadi pelipat surat suara Pemilu 2019. (ANTARA/Susanti Sako)

Gorontalo (ANTARA) - Warga Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, antusias menjadi pelipat surat suara Pemilu 2019 di daerah itu. Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Gorontalo Utara, Munawir Ismail, Minggu, di Gorontalo, mengatakan, sebelumnya yang mendaftar menjadi pelipat surat suara sebanyak 150 orang berasal dari masyarakat umum.

Namun saat pendaftaran akhir sekaligus bimbingan teknis terkait standar operasional prosedur (SOP) penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2019, yang digelar di kantor KPU setempat, jumlah pelipat suara bertambah menjadi 240 orang.

"Kami mensyukuri antusiasme masyarakat yang ingin berpartisipasi menjadi pelipat surat suara, mengingat jumlah yang harus dilipat tergolong banyak mencapai 424.270 lembar termasuk 2 persen surat suara cadangan untuk seluruh jenis surat suara dan surat suara untuk pemungutan surat suara ulang," ujarnya.

Targetnya, proses penyortiran dan pelipatan tersebut akan rampung hanya dalam sepekan.

Ia menjelaskan, para pelipat surat suara wajib berhati-hati melaksanakan tugasnya dan menaati SOP penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2019 sesuai edaran KPU.

Di antaranya, wajib memakai tanda pengenal, tidak dibolehkan membawa tas, telefon seluler maupun android, kantong plastik, benda tajam dan sejenisnya.

Termasuk dilarang merokok dan makan di ruangan penyortiran dan pelipatan, serta tidak berkuku panjang.

Sementara itu, Ketua KPU Gorontalo Utara, Sofyan Djakfar, menegaskan, seluruh petugas pelipat agar tidak melakukan tindakan yang merugikan diri mereka pribadi maupun penyelenggaraan Pemilu 2019.

Seperti sengaja merusak surat suara sebab sanksi hukumnya sangat jelas. Para pelipat dibekali tentang kriteria surat suara Pemilu 2019, termasuk surat suara tidak layak dan rusak/cacat, serta kriteria surat suara cacat cetak tapi masih layak dan dapat digunakan.

Suwardi Rahman, salah satu warga yang akan melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2019, mengaku antusias menjadi petugas pelipat.

"Tugas ini sangat mulia, sebab pelaksanaannya hanya terjadi sekali dalam lima tahun, maka masyarakat merasa gembira dapat berperan aktif menyukseskan Pemilu 2019," ujarnya.
Pewarta : Susanti Sako
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019