PVMBG: Gunung Anak Krakatau alami satu kali kegempaan vulkanik dalam

PVMBG: Gunung Anak Krakatau alami satu kali kegempaan vulkanik dalam

Erupsi Gunung Anak Krakatau terlihat dari KRI Torani 860 saat berlayar di Selat Sunda, Lampung, Selasa (1/1/2019). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan Gunung Anak Krakatau masih berada di level III (Siaga). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

Bandarlampung  (ANTARA News) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung sepanjang Minggu (3/2) hingga Senin dini hari, yakni mengalami satu kali kegempaan vulkanik dalam.

Menurut PVMBG, dalam rilis diterima di Bandarlampung, Senin pagi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan tanggal 3 Februari 2019 pukul 00.00 sampai dengan 24.00 WIB, menunjukkan aktivitas Kegempaan Vulkanik Dalam satu kali, amplitudo 5 mm, S-P 2,6 detik, durasi 15 detik.

Visual gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.

Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 110 meter dari permukaan laut (mdpl) ini, sepanjang pengamatan itu, kondisi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 25-30 derajat Celsius, kelembapan udara 0-78 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah.

Baca juga: Gunung Anak Krakatau alami kegempaan tremor menerus, kata PVMBG
Baca juga: Badan Geologi membahas strategi mitigasi Gunung Anak Krakatau

 
Pewarta : Budisantoso Budiman
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019