Wakil Presiden tinjau hunian sementara korban bencana Sulteng

Wakil Presiden tinjau hunian sementara korban bencana Sulteng

Arsip Foto. Pengungsi mengangkat barang-barangnya masuk ke Hunian Sementara (Huntara) kluster kedua di Kelurahan Duyu, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (17/1/2019). Sebanyak 192 kepala keluarga korban gempa bumi dan likuifaksi menempati Huntara yang dibangun Kementerian PUPR. Huntara lainnya ditargetkan selesai dibangun bulan Januari untuk menampung ribuan pengungsi yang masih berada di tenda-tenda pengungsian di 120 titik di Palu, Sigi, dan Donggala. (ANTARA FOTO/BASRI AMRZUKI)

Palu (ANTARA News) - Wakil Presiden HM Jusuf Kalla meninjau hunian sementara (huntara) korban bencana alam Sulawesi Tengah yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Kelurahan Duyu, Kota Palu, Kamis.

Didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Wakil Presiden berkeliling melihat kondisi huntara korban bencana, termasuk dapur, tempat mencuci dan WC.

Wakil Presiden juga menyapa para penghuni yang antusias menyambut kedatangannya bersama para menteri dan kepala badan.

Dia datang menggunakan pesawat khusus yang mendarat di Bandara Mutiara Sis Aldjufri Palu sekitar pukul 13.30 Wita dan langsung meluncur ke Kelurahan Duyu untuk melihat calon lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana. Di sana dia memeriksa dengan saksama peta lokasi pembangunan huntap yang diperlihatkan kepadanya.

Tujuan utama kunjungan keempat Wakil Presiden setelah gempa, tsunami dan likuefaksi melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong pada 28 September 2018 adalah untuk memimpin Rapat Koordinasi finalisasi rencana rekonstruksi pascabencana.

Rapat koordinasi itu antara lain diikuti oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri PUPR, Menteri Sosial, Menteri ATR/Kepala BPN, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Kepala Badan Geologi serta Wali Kota Palu dan Bupati Sigi, Donggala dan Parigi Moutong.

Rapat tertutup itu dijadwalkan berlangsung dua jam dan usai rapat Wakil Presiden akan kembali ke Jakarta.

Baca juga:
JK instruksikan Sulteng percepat Perda Relokasi Pascabencana
Sulteng siapkan peraturan soal kawasan zona merah bencana

 
Pewarta : Rolex Malaha
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019