Polisi selidiki CCTV pengrusakan RM Manado

Polisi selidiki CCTV pengrusakan RM Manado

JAKARTA, 5/9 - POLSEK MATRAMAN DIRUSAK. Dua orang Polisi berjaga di ruang penjagaan yang kaca pintunya pecah di kantor Polsek Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (5/9). Kantor Polsek Matraman mengalami pengrusakan oleh puluhan orang tak dikenal pada Sabtu (5/9) dini hari yang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kaca pintu dan jendela serta dua mobil di halaman Polsek. FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/ss/ama/09.

Jakarta (ANTARA News) - Polsek Cempaka Putih, Jakarta Pusat tengah menyelidiki rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk mengungkap kasus pengrusakan di Rumah Makan (RM) Manado di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Kami masih menyelidiki rekaman CCTV dan memeriksa para saksi," kata Kapolsek Cempaka Putih Komisaris Polisi (Kompol) Rosiana Nurwidajati, di Jakarta, Kamis.

Kompol Rosiana melanjutkan sejauh ini pihaknya menduga ada dua orang pelaku dengan ciri-ciri seperti tinggi badan kisaran 170 cm dan 160 cm, usia 24-25 tahun, mengenakan kaos putih, jaket hijau, dan celana panjang.

Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, namun barang rusak akibat lemparan batu pelaku.

Disinggung mengenai motif pelaku, polisi menduganya pelaku hanya melakukan pengrusakan dan tidak ada kaitannya dengan organisasi masyarakat (ormas).

"Tidak, tidak ada hubungannya dengan ormas. Tidak ada embel-embel itu, mereka pakai jaket biasa dan lewat rumah makan," tegasnya.

Pengrusakan rumah makan khas Manado itu terjadi pada Selasa (16/10) dini hari pada pukul 02.40 WIB dan masih dalam proses penyelidikan polisi.
 
Pewarta : Tessa Qurrata Aini
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2018