BRIN sebut generasi muda sebagai tonggak pembangunan bangsa

BRIN sebut generasi muda sebagai tonggak pembangunan bangsa

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko (kanan) memberikan penghargaan BRIN Young Scientist Award 2021 kepada dosen di Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) Kiki Adi Kurnia Ph.D (kiri) di Jakarta, Kamis (9/12/2021). (FOTO ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan generasi muda sebagai tonggak pembangunan bangsa Indonesia yang maju.

"Generasi muda merupakan aset yang berharga untuk keberlangsungan pembangunan yang akan menjadi penentu nasib bangsa kita di masa mendatang," katanya dalam acara BRIN Young Scientist Award 2021 di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan masa depan bangsa Indonesia berada di tangan para generasi muda. Mereka dapat menjadi periset-periset muda unggul dengan berbagai karya, inovasi dan prestasi.

Oleh sebab itu, suatu bangsa akan maju dan mandiri apabila selalu menyiapkan secara bersungguh-sungguh generasi muda yang akan meneruskan apa yang telah dilakukan pada hari ini.

Indonesia juga harus terus berinvestasi pada riset dan inovasi untuk bisa mempertahankan posisi Indonesia dalam persaingan ekonomi global yang berbasis pada ilmu pengetahuan, riset dan inovasi.

"Indonesia harus mengatasi hambatan yang menurunkan kualitas riset. Dengan investasi pada riset dan inovasi, Indonesia akan dapat membangun ekosistem riset yang jauh lebih baik yang membawa kemajuan dan kesejahteraan pada bangsa dan negara," katanya.

Untuk membangun ekosistem tersebut, Handoko mengatakan Indonesia harus fokus pada ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan.

Karena tanpa SDM yang unggul dalam riset dan inovasi, perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkesinambungan tidak mungkin bisa dicapai secara optimal.

"Kita bertekad untuk menguasai teknologi dalam arti sesungguhnya dan itu semua harus dilandaskan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada peningkatan aktivitas riset dan inovasi," ujarnya.

Peningkatan aktivitas riset dan inovasi tersebut mencakup antara lain pembinaan riset ilmiah dan penelitian di bidang teknik rekayasa.

Ia menambahkan ada ratusan ribu periset dan inovator yang dimiliki Indonesia, dan ada ribuan diaspora yang bertebaran di seluruh dunia. Itu menjadi kekuatan bangsa Indonesia yang harus dikonsolidasikan terutama bagi para periset muda yang menjadi kekuatan riset dan inovasi nasional.

BRIN mengidentifikasi, melakukan pembinaan dan memberikan apresiasi kepada potensi SDM ilmu pengetahuan dan teknologi dalam negeri yang dimulai pada generasi muda.

"Inilah yang menjadi perhatian kami di BRIN sehingga kita dapat mengkatalisasi potensi para periset muda secara konsisten agar mereka bisa memberikan sumbangsih terbaik bagi bangsa dan negara dan masyarakat kita," demikian Laksana Tri Handoko.

Baca juga: Ilmuwan muda minta data genom dan penanganan COVID-19 dipublikasikan

Baca juga: BRIN: Pengembangan talenta muda unggul perlu kolaborasi berbagai pihak

Baca juga: LIPI: Tingkatkan peran ilmuwan muda realisasikan Visi Indonesia 2045

Baca juga: Menko Airlangga harap banyak ilmuwan muda Indonesia ciptakan terobosan

 
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021