Presiden Jokowi minta pemerintah daerah Kalsel kejar target vaksinasi

Presiden Jokowi minta pemerintah daerah Kalsel kejar target vaksinasi

Presiden Joko Widodo dan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di RSUD Ansyari Saleh Banjarmasin. ANTARA/HO/Humas Pemprov Kalsel

Banjarmasin (ANTARA) - Presiden Joko Widodo meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Selatan mengejar target vaksinasi yang hingga kini masih 33 persen dari target seharusnya 70 persen hingga akhir Desember 2021.

Hal itu disampaikan Presiden saat melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan dan peninjauan vaksinasi di Rumah Sakit Umum Daerah Ansyari Saleh Banjarmasin, Kamis.

"Saya mendapatkan laporan, target vaksinasi di Kalsel baru mencapai 33 persen, sehingga perlu kerja keras dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini, untuk bisa mengejar target 70 persen pada akhir Desember tahun ini," katanya.

Presiden meminta, seluruh Polres, Kodim dan jajarannya membantu pemerintah daerah, untuk segera menuntaskan target vaksinasi tersebut di seluruh daerah di Kalsel.

"Segera habiskan stok vaksinasi yang masih ada, kalau habis akan segera dikirim dari pusat," katanya.

Presiden menilai, antusiasme masyarakat Kalsel untuk mengikuti vaksinasi sangat tinggi,sehingga harus diimbangi pelayanan dengan kecepatan tinggi.

Menurut Presiden, vaksinasi sangat penting untuk terus dilakukan, untuk mengendalikan laju pertumbuhan dan upaya penurunan kasus COVID-19, sebagai upaya untuk segera menggerakan perekonomian riil dan menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada kesempatan tersebut, presiden menyapa beberapa daerah di Kalsel, yang juga melakukan vaksinasi massal secara serentak dengan seluruh daerah di provinsi ini.
Baca juga: Jokowi minta pemda di Kalsel percepat vaksinasi masyarakat
Baca juga: Jokowi gunakan kendaraan taktis untuk jajal Jembatan Sei Alalak

Beberapa daerah yang sempat disapa oleh Presiden adalah Bupati Kabupaten Tanah Laut, HM Sukamta, yang melaporkan hingga kini pencapaian vaksinasi di daerahnya baru 23,08 persen.

Masih minimnya pencapaian tersebut, kata bupati, salah satunya karena kurangnya ketersediaan stok vaksinasi.

"Kalau memang kurang, nanti akan segera dikirim," kata Presiden menanggapi keluhan Bupati.

Daerah lainnya yang disapa adalah Kabupaten Tapin, yang realisasi vaksinasinya baru mencapai 25,8 persen.

Masih minimnya realisasi Kabupaten Tapin juga mendapatkan peringatan dari Presiden. "Hati-hati, waktu tingal 60 hari lagi untuk mencapai target 70 persen. Saya minta ini harus segera diselesaikan dengan dibantu Kodim dan Polres. Tambahan vaksin akan segera dikirim," katanya.

Hal yang sama juga terjadi di Kota Banjarbaru yang pencapaian vaksinasinya 56 persen dosis pertama dan 36 persen dosis ke dua, sedangkan Kabupaten Barito Kuala, 23 persen dosis pertama dan 13 persen dosis kedua.

Selain meminta seluruh pemerintah daerah bekerja keras, mengejar target vaksinasi, Jokowi juga mengingatkan, agar sekolah hati-hati untuk pembelajaran tatap muka, terutama bagi siswa SD.

"Saya minta betul-betul pemerintah daerah dibantu polres dan kodim segera mempercepat vaksinasi, sehingga target 70 persen akhir tahun bisa tercapai. Hati-hati pembelajaran tatap muka, terutama SD, agar infrasturktur kesehatan betul-betul dicek jangan ada pelajar terpapar COVID-19," katanya.

Baca juga: Legislator: Presiden Jokowi responsif wujudkan pembangunan merata

 
Pewarta : Ulul Maskuriah
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021