Balai Bahasa Sulawesi Utara selenggarakan bengkel sastra penulisan

Balai Bahasa Sulawesi Utara selenggarakan bengkel sastra penulisan

Ilustrasi - Bengkel Sastra Balai Bahasa Provinsi Kalsel memberikan pelatihan untuk siswa-siswi SLTP sederajat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. ANTARA/Fathur

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek melalui Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara menyelenggarakan bengkel sastra penulisan kreatif.

“Kami secara rutin menyelenggarakan kegiatan bengkel sastra penulisan kreatif. Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, juga turut berperan serta dalam upaya mengembangkan kemampuan literasi dan kecerdasan anak-anak bangsa. Salah satu peran Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara dalam bidang literasi adalah melaksanakan kegiatan Bengkel Sastra Penulisan Kreatif bagi Komunitas Baca se-Kabupaten Sitaro,” ujar Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, Dwi Sutana, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Ahad.

Ia mengatakan, bengkel sastra tersebut bertujuan untuk membentuk, membina, mengembangkan komunitas literasi di seluruh wilayah Sulawesi Utara, memberikan wadah penyaluran minat baca dan tulis serta kreatifitas masyarakat dalam komunitas literasi khususnya generasi muda, menumbuhkan sikap positif dan rasa cinta terhadap literasi dalam bentuk karya sastra, membangkitkan minat menulis di kalangan komunitas literasi, serta mengasah kemampuan mengembangkan ide, gagasan, dan imajinasi dalam menciptakan karya literasi.

Selain itu, bengkel sastra juga bertujuan untuk menerapkan praktik baik literasi, seperti mendirikan taman baca masyarakat (TBM), bedah buku, dan kegiatan lainnya.

“Ini merupakan upaya untuk menumbuhkembangkan sikap positif masyarakat dan komunitas literasi dalam bidang literasi," katanya.

Baca juga: Balai Bahasa Aceh kumpulkan kosakata bidang kemaritiman
Baca juga: Media diharapkan ikut memartabatkan bahasa Indonesia
Baca juga: Balai Bahasa Jatim kelilingkan gerakan literasi ke berbagai daerah


Pemerintah mempunyai komitmen  untuk meningkatkan minat baca dan membentuk komunitas literasi, salah satunya dilakukan dengan menunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi tulang punggung, program minat baca dan literasi nasional.

Selanjutnya, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa ditugasi menjadi koordinator gerakan literasi. Baru kemudian, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang didukung oleh Balai dan Kantor Bahasa di setiap provinsi melaksanakan kegiatan peningkatan minat baca dan literasi.

Dia menambahkan kegiatan bengkel sastra itu melibatkan dua pihak yang bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Baca juga: Penggalakan literasi jadi prioritas utama bagi generasi millenial
Baca juga: Wagub harap rumah literasi Jakarta jadi wadah berkumpulnya insan buku
Baca juga: Literasi dorong masyarakat untuk dapat berpikir kreatif

Pewarta : Indriani
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021