BI Kalbar terus dukung digitalisasi keuangan dengan perluasan QRIS

BI Kalbar terus dukung digitalisasi keuangan dengan perluasan QRIS

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Agus Chusaini. ANTARA/Dedi.

Pontianak (ANTARA) - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Agus Chusaini mengatakan bahwa pihaknya terus mendukung dan melakukan percepatan digitalisasi keuangan di Kalbar antara lain melalui perluasan penerapan QR Code Indonesian Standard (QRIS).

“Total penggunaan QRIS di Kalbar hingga Maret 2021 yakni 70.533 merchant. Dari 14 kabupaten atau kota di Kalbar, Kota Pontianak masih mendominasi yakni sudah mencapai 31.964 merchant,” ujarnya saat rilis kinerja makroekonomi dan moneter Kalbar di Pontianak yang terpantau secara daring, Rabu.

Ia menjelaskan untuk terus melakukan perluasan Bank Indonesia sendiri sejauh ini telah melaksanakan beberapa upaya dalam mendukung digitalisasi di antaranya dalam bentuk tiga program besar yakni dari sisi pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) guna percepatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) di Kalbar.

“Untuk TP2DD yang sudah terbentuk di Kalbar yakni TP2DD Provinsi dan Kab. Kubu Raya. Upaya selanjutnya implementasi QRIS di 14 kabupaten atau kota di Kalbar dan rapat koordinasi kendala penyaluran Bansos non tunai,” kata dia.

Sedangkan upaya dalam mendukung implementasi QRIS di Kalbar pada tahun 2021 di antaranya sosialisasi QRIS APGAKUM, akuisisi QRIS wilayah perbatasan di Pasar Entikong dan Pasar Aruk, sosialisasi QRIS destinasi wisata di Pantai Kura-Kura dan Pulau Lemukutan dan sosialisasi QRIS UMKM di Kubu Raya dan Singkawang.

“Adanya kegiatan sosialisasi hingga ke beranda negeri yakni untuk memperkenalkan infrastruktur layanan non tunai khususnya QRIS yang menjadi opsi metode pembayaran non tunai yang praktis, cepat dan mudah. Sehingga dengan adanya sosialisasi masyarakat perbatasan juga mengetahui dan bisa menikmati kemudahan QRIS,” kata dia,

QRIS merupakan penyatuan berbagai macam QR code yang dikeluarkan oleh Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code terstandar. QRIS dikembangkan oleh industri jasa sistem pembayaran bersama dengan BI agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Saat ini pembayaran menggunakan QRIS dapat diterapkan di seluruh jenis transaksi baik pembayaran retail sektor pariwisata ataupun transaksi di sektor lainnya dan tentu layanan QRIS dapat memberikan manfaat bagi efisiensi dan efektivitas layanan pembayaran secara non tunai.

Baca juga: Terdampak COVID, BI sebut konsumsi masyarakat Kalbar turun 50 persen

Baca juga: BI Kalbar gelar pameran produk UMKM dan ekonomi syariah

Baca juga: BI dorong upaya pengendalian inflasi di Kalbar maksimal

 
Pewarta : Dedi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021