Kupang (ANTARA) - Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Benediktus Polo Maing mengemukakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Josef Nae Soi saat ini masih dikarantina dalam kondisi sehat setelah keduanya positif tertular COVID-19.

"Beliau berdua (gubernur dan wakil gubernur NTT) masih menjalani karantina dan secara fisik dalam keadaan segar dan sehat," katanya di Kupang, Senin, terkait perkembangan terkini kondisi gubernur dan wakil gubernur NTT yang tertular COVID-19.

Baca juga: Imigrasi akui ada 13 pegawai terpapar COVID-19

Benediktus menjelaskan kondisi terakhir Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat masih menjalani karantina di Jakarta dan melaksanakannya sesuai dengan protokol kesehatan terkait penanganan COVID-19.

Dengan demikian orang nomor satu di NTT itu belum berada di NTT dan bekerja sebagaimana biasanya, katanya.

Baca juga: Kasatgas: Pastikan pengungsi gempa Sulbar tidak terpapar COVID-19

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi sudah menjalani uji usap spesimen saluran nafas (swab) dan hasilnya negatif.

"Saat ini ia masih bekerja dari rumah sambil menunggu pemeriksaan kedua, dan jika hasilnya negatif maka beliau akan bekerja masuk kantor sebagaimana biasanya," katanya.

Baca juga: Bupati Bogor berduka nakes wafat terpapar COVID-19 bertambah

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dinyatakan positif tertular COVID-19 di Jakarta pada Selasa (12/1) dan langsung dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Jakarta.

Viktor yang semula dijadwalkan kembali ke Kupang pada hari Rabu (13/1) namun terpaksa batal karena hasil pemeriksaan swab sehari sebelumnya menunjukkan positif terinfeksi COVID-19.

Sementara, Wakil Gubernur Josef Nae Soi diketahui lebih dulu tertular COVID-19 setelah pemeriksaan antigen dan swab pada hari Kamis (7/1).

Josef Nae Soi sendiri mengumumkan secara langsung melalui telekonferensi pada hari Senin (11/1) terkait dengan tertular COVID-19 setelah menjalani pemeriksaan karena diketahui sopir dan ajudannya telah terpapar virus corona.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
Copyright © ANTARA 2021