Pasien sembuh dari COVID-19 di Sulteng bertambah menjadi 613 orang

Pasien sembuh dari COVID-19 di Sulteng bertambah menjadi 613 orang

Sejumlah Polwan membawa poster imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan COVID-19 saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja oleh aliansi mahasiswa Kota Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (22/10/2020). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/foc/aa.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh Haris Kariming mengemukakan pasien COVID-19 di Sulteng yang sembuh bertambah menjadi 613 orang.

"Hari ini 10 orang pasien COVID-19 di Sulteng dinyatakan telah sembuh, 10 orang itu berada di sejumlah daerah antara lain delapan orang di Kabupaten Morowali dan dua orang di Sigi," kata Harisdi Palu, Rabu malam.

Mereka, lanjutnya, telah diizinkan pulang dan berkumpul namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Secara kumulatif, total pasien COVID-19 yang sembuh hingga saat ini menjadi 613 orang.

Baca juga: 32 pasien COVID-19 di Sulawesi Tengah dinyatakan sembuh

Sementara itu, Haris menerangkan 10 orang di Sulteng juga terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini berdasarkan hasil pemeriksaan sampel usap (swab).

Sepuluh orang itu berada di sejumlah daerah yakni empat orang di Kota Palu, empat orang di Morowali, satu orang di Banggai dan satu orang di Parigi Moutong.

"Sehingga secara kumulatif pasien yang terinfeksi COVID-19 di Sulteng hingga kini menjadi 848 orang. Selain itu satu pasien COVID-19 di Palu meninggal dunia hari ini sehingga total pasien COVID-19 yang meninggal berjumlah 34 orang," ujarnya.

Baca juga: Pasien COVID-19 Sulteng bertambah 35 orang,17 sembuh dan 2 meninggal

Adapun 198 pasien COVID-19 saat ini menjalani isolasi secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat.

"Kemudian Haris menyatakan sebanyak 350 sampel usap saat ini masih dalam pemeriksaan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng di Palu," terangnya.

Ia berharap hasil pemeriksaan 350 sampel usap tersebut negatif COVID-19 agar tidak terjadi peledakan kasus COVID-19 di Sulteng dan semua pasien yang dirawat segera sembuh.

Baca juga: Sulteng tidak wajibkan tes usap COVID-19 bagi pendatang

Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar mendukung tim pengawas Dinas Kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

"Langkah tersebut sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya.

Baca juga: Pasien COVID-19 di Sulteng tambah jadi 668 orang dan 436 sembuh
 

Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020