Puskesmas Kepulauan Seribu Selatan sosialisasikan gerakan 3M

Puskesmas Kepulauan Seribu Selatan sosialisasikan gerakan 3M

Operasi Yustisi serentak di pulau permukiman di Kepulauan Seribu sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. (ANTARA/HO/Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan terus melakukan sosialisasi gerakan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) di masyarakat.

Kepala Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Ilmi Tri Indiarto mengatakan sosialisasi gerakan 3M dilakukan setiap hari oleh petugas Puskesmas di Kelurahan Pulau Tidung, Kelurahan Pulau Untung Jawa dan Kelurahan Pulau Pari.

"Sosialisasi dilakukan sejak pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB dengan berjalan kaki berkeliling permukiman warga," ujar Ilmi di Jakarta, Selasa.

Sosialisasi gerakan 3M itu menggunakan pengeras suara serta melibatkan Gugus Tugas Pulau Aman, aparat kelurahan, Satpol PP, Polisi dan TNI.

Baca juga: Penyebaran virus corona di Jakarta Utara tidak terlalu tinggi
Baca juga: 81,6 persen pasien COVID-19 di DKI Jakarta dinyatakan sembuh


Kata Ilmi, gerakan 3M secara masif terus dilakukan untuk menekan penyebaran wabah COVID-19 dan mengembalikan Kepulauan Seribu ke zona hijau.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah
mencabut status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi PSBB Transisi dimulai 12 Oktober 2020.

Dasar kebijakan itu adalah Keputusan Gubernur DKI Nomor 1020 Tahun 2020 tentang Pemberlakuan PSBB Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.
#satgascovid19
#ingatpesanibupakaimasker
Pewarta : Fauzi
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020